Antisipasi Banjir, Jakarta Utara Gandeng Perusahaan Swasta
TEMPO.CO | 27/10/2020 09:27
Pengendara motor menata barang bawaannya di atas motor yang mogok akibat banjir rob di Kompleks Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta, Minggu, 7 Juni 2020. Banjir di kawasan tersebut diduga akibat adanya tanggul yang jebol saat naiknya permukaan air laut d
Pengendara motor menata barang bawaannya di atas motor yang mogok akibat banjir rob di Kompleks Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta, Minggu, 7 Juni 2020. Banjir di kawasan tersebut diduga akibat adanya tanggul yang jebol saat naiknya permukaan air laut di pesisir utara Jakarta. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Utara menggandeng perusahaan swasta untuk mengatasi banjir di wilayahnya. Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menyatakan sudah disepakati beberapa perusahaan akan membentuk tim penanganan banjir untuk berkoordinasi dengan pemerintah.

"Akan ada PIC (orang yang bertanggung jawab) di masing-masing perusahaan yang berkoordinasi dalam penanganan banjir," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin, 26 Oktober 2020.

Kemarin, pemerintah Jakarta Utara mengadakan pertemuan dengan sejumlah perwakilan perusahaan. Ali tak merinci perusahaan dan bentuk kerja sama yang dimaksud. Dia berpendapat, persoalan banjir perlu diatasi bersama-sama.

Penanganan banjir dengan swasta bakal terintegrasi dengan perencanaan pemerintah Kota Jakarta Utara. Pemkot juga akan mengirimkan surat resmi ke perusahaan.

"Nantinya, secara rutin dijadwalkan pelaksanaan rapat teknis dan pembagian tugasnya," ucap dia.

Baca juga: Cegah Banjir, Jakarta Utara Gelar Gerebek Lumpur hingga Akhir September 2020

Banjir kerap menerjang sejumlah lokasi Ibu Kota ketika hujan deras turun, termasuk Jakarta Utara. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memerintahkan agar ada peringatan dini banjir agar warga sempat mempersiapkan diri.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT