Jokowi: Pemerintah Yakin, UU Cipta Kerja Akan Perbaiki Kehidupan Jutaan Buruh
TEMPO.CO | 10/10/2020 09:17
Presiden Joko Widodo atau Jokowi, saat makan siang bersama buruh pabrik di Cikupa, Tangerang, Jawa Barat, Selasa 30 Apri 2019. TEMPO/Subekti.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi, saat makan siang bersama buruh pabrik di Cikupa, Tangerang, Jawa Barat, Selasa 30 Apri 2019. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan omnibus law Undang-undang atau UU Cipta Kerja akan menyejahterakan kehidupan jutaan para buruh atau pekerja.

"Pemerintah berkeyakinan melalui UU Cipta kerja ini, jutaan pekerja dapat memperbaiki kehidupannya dan juga penghidupan bagi keluarga mereka," ujar Jokowi dalam konferensi pers virtual yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat, 9 Oktober 2020.

Oleh karena itu, kata Jokowi, unjuk rasa atau demonstrasi yang dilakukan para buruh menolak omnibus law dalam tiga hari ini terjadi akibat disinformasi dan terpengaruh hoax.

"Saya melihat adanya unjuk rasa penolakan UU Cipta kerja pada dasarnya dilatarbelakangi oleh disinformasi mengenai substansi dari undang-undang ini dan hoax di media sosial," ujar Jokowi.

Ia kemudian mencontohkan beberapa disinformasi dan hoax mengenai substansi UU Cipta Kerja yang dimaksud. Salah satunya, soal UU Cipta Kerja memungkingkan perusahaan bisa melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK sepihak.

"Apakah perusahaan bisa PHK kapan pun secara sepihak? Ini juga tidak benar. Yang benar perusahaan tidak bisa mem-PHK secara sepihak," ujar Jokowi.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT