Syarief Hasan: Generasi Muda Indonesia Harus Akrab dengan Pancasila
TEMPO.CO | 09/10/2020 10:49
Wakil Ketua MPR Dr. H. Sjarifuddin Hasan, saat Sosialisasi Empat Pilar MPR bersama KWB dan FPK, di Genteng, Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/10/2020).
Wakil Ketua MPR Dr. H. Sjarifuddin Hasan, saat Sosialisasi Empat Pilar MPR bersama KWB dan FPK, di Genteng, Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/10/2020).

INFO NASIONAL-- Wakil Ketua MPR, Sjarifuddin Hasan, mengatakan bahwa generasi muda Indonesia harus akrab dengan Pancasila. Sebab sebagai ideologi dan dasar negara, Pancasila selalu lekat serta mewarnai kehidupan seluruh anak bangsa.

"Yang mesti dilakukan dalam proses pengakraban tersebut adalah pertama, mengenal, lalu memahami, diresapi, kemudian dilaksanakan," katanya, dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR kerjasama MPR dengan komunitas Karukunan Warga Bogor (KWB) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), di lapangan Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/10).

Hadir dalam acara dengan mengikuti protokol kesehatan ketat tersebut, Ketua KWB Tubagus Alex Solihin, Ketua FPK Bram Sunata dan peserta terdiri dari anggota muda KWB dan FPK, juga masyarakat sekitar.

Kepada peserta, Pimpinan MPR dari partai Demokrat yang biasa disapa Syarief Hasan ini memaparkan tentang Pancasila. Namun, sebelum itu, Syarief Hasan terlebih dahulu menguji tingkat pengetahuan peserta dengan memberikan sesi kuis dadakan. "Siapa yang bisa menyebutkan sila Pancasila secara urut dan benar," tanyanya. Amelia warga Kelurahan Cipaku berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.

"Jawaban benar. Sudah saya duga, generasi muda sudah sangat mengenal Pancasila. Sekarang tinggal pendalaman saja sila per sila seperti sila pertama 'Ketuhanan Yang Maha Esa'. Di situ ditegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang berketuhanan," ujarnya.

Sebagai negara yang bertuhan, lanjut Syarief Hasan, maka rakyat Indonesia dalam menjalani kehidupan mesti sesuai dengan ajaran agama. Salah satunya saling menghormati agama dan kepercayaan orang lain, tidak memaksakan kehendak dan tidak memandang rendah terhadap sesama.

"Lihat betapa indah dan istimewanya Pancasila kita. Mari kita semua, seluruh masyarakat untuk mulai mengisi hati kita dengan Pancasila. Damai dan nyaman akan kita rasakan. Dengan Pancasila, kita akan bersama-sama menuju Indonesia makmur," tuturnya.(*)


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT