Foto Ma'ruf Amin - Kakek Sugiono, Jubir: Banyak Upaya Mendeskriditkan Wapres
TEMPO.CO | 01/10/2020 05:08
Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengikuti peringatan Hari Konstitusi Tahun 2020 secara virtual dari kediaman dinas wapres di Jakarta, Selasa 18 Agustus 2020. Asdep Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengikuti peringatan Hari Konstitusi Tahun 2020 secara virtual dari kediaman dinas wapres di Jakarta, Selasa 18 Agustus 2020. Asdep Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Setwapres

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi, mengatakan ada upaya untuk mendiskreditkan Ma'ruf dalam beberapa waktu belakangan. Termasuk di antaranya, yang terakhir adalah menyandingkan foto Ma'ruf dengan aktor film dewasa Jepang, Shigeo Tokuda atau Kakek Sugiono.

"Soalnya bukan sekali ini saja Kiai Ma'ruf digoreng di media sosial. Beberapa kali muncul dengan berbagai isu dan macam-macam," ujar Masduki saat dihubungi Tempo, Rabu, 30 September 2020.

Masduki mengatakan baru saja mengklarifikasi kabar bohong bahwa Ma'ruf tengah sakit. Isu-isu semacam ini, menurut dugaan dia, sengaja ada yang menggarap. "Ada kekuatan lain yang menggarap isu untuk mengesankan bahwa Kiai Ma'ruf itu penuh masalah," kata Masduki.

Sebelumnya, GP Ansor Kota Tanjung Balai sudah melaporkan terkait kasus menyandingkan foto Ma'ruf dengan artis film dewasa. Ia pun meminta polisi secara serius untuk mengusut kasus ini.

"Mudah-mudahan polisi segera menindak lanjuti laporan itu, dalam artian mengusut sampai tuntas, siapa dan motifnya apa, latar belakangnya apa," kata Masduki.

Ia mengatakan sudah melaporkan hal ini kepada Ma'ruf langsung. Makin maraknya upaya mendiskreditkan Ma'ruf, kata Masduki, sudah menjadi keresahan sendiri di kalangan internal umat.

"Apa yang dilakukan GP Ansor itu itu adalah bagian terbesar dari aspirasi yang saat ini diinginkan oleh umat NU lah, terutama umat lain, dari MUI dan segala macam, banyak yang bertanya kenapa melakukan langkah-langkah seperti itu (mendiskreditkan Ma'ruf)," kata Masduki.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT