Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Sebuah Musola di Tangerang yang Viral, Motifnya?
TEMPO.CO | 30/09/2020 01:40
Warga melintas di pelataran Masjid Jami Al Hikmah, Jalan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta, Kamis, 18 April 2019.  Saat ini coretan tersebut sudah dibersihkan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Warga melintas di pelataran Masjid Jami Al Hikmah, Jalan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta, Kamis, 18 April 2019. Saat ini coretan tersebut sudah dibersihkan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta -Kepolisian Resor Kota Tangerang  Selasa malam, 29 September 2020 menangkap pelaku corat coret alias vandalisme di musola Darussalam,  Perum Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kutajaya Kecamatan Pasar Kemis Kabupateb Tangerang.

"Pelaku berinisial S saat ini sedang diinterogasi di Polsek Pasar Kemis," ujar Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Ade Ari Syam Indardi, Selasa malam.

Ade Ari mengatakan pelaku melakukan vandalisme di musola Darussalam di Perumahan Villa Tangerang elok Kelurahan Kuta Jaya Kecamatan Pasar kemis Kabupaten Tangerang, Selasa pukul 15.30.

Baca juga : 12 Penyidik Dilaporkan ke Propam Atas Dugaan Penyiksaan Anarko

Sekitar pukul 16.00 polisi melakukan olah TKP setelah menerima laporan dari warga. "Alhamdulillah, hanya beberapa jam setelah kita selidiki, akhirnya kita berhasil amankan 1 orang pelaku dengan inisial (S)," kata Ade Ari.

Kabid Humas Polda Banten Ajun Komisaris Besar Edy Sumardi  mengimbau agar masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

Edy meminta warga tetap waspada dan peka terhadap situasi di wilayahnya serta selalu berkoordinasi dengan Kepolisian setempat ataupun Bhabinkamtibmas yang melekat di desa/kelurahan bila ada gangguan Kamtibmas."Percayakan kepada polis untuk menangani kasus ini," katanya.

Video dan informasi seputar aksi vandalisme disertai penyobekan Al Quran, pengguntingan sajadah di Musola Darussalam ini viral beredar di media sosial sejak Selasa sore hingga malam.

Informasi itu menyebutkan telah terjadi pencoretan tembok, penyobekan kitab Al Quran, pengguntingan sajadah di musola itu. Peristiwa vandalisme ini terjadi ketika saksi  Rifki Hermawan memasuki musola  melihat kondisi tembok musola, sajadah digunting, kitab suci Al Quran dirobek dan dicoret.

Ketika ditanya soal informasi yang beredar luas tersebut, Edy tidak menjawab.

JONIANSYAH HARDJONO


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT