Ulang Tahun ke-73, Luhut Ungkap Impiannya Membangun Sekolah
TEMPO.CO | 29/09/2020 02:26
Menteri Koordiantor Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Hari Kemerdekaan ke-75 RI kali ini diperingati dalam suasana yang berbeda. Musababnya, Indonesia tengah menghadapi cobaan yang berat karena wabah corona. Hal tersebut
Menteri Koordiantor Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Hari Kemerdekaan ke-75 RI kali ini diperingati dalam suasana yang berbeda. Musababnya, Indonesia tengah menghadapi cobaan yang berat karena wabah corona. Hal tersebut disampaikannya melalui video pendek yang diunggahnya di akun Instagram pribadinya. Instagram/@luhut.pandjaitan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan merayakan ulang tahun ke 73 pada Senin 28 September 2020, dan berharap sisa usianya bermanfaat bagi banyak orang.

"Di usia yang tak lagi muda ini, saya merasa bahagia dengan apa yang sudah saya capai. Saya hanya berpikir bagaimana di sisa usia yang saya jalani bisa bermanfaat buat banyak orang," kata Luhut dalam unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya, Senin 28 September 2020.

Luhut pun bercerita tentang wasiat ayahandanya bahwa ia harus menjadi sarjana untuk bisa membantu banyak orang. Karena wasiat itu, Luhut pun berniat membangun sebuah sekolah, di mana ia bersama istrinya kemudian membangun mimpi tersebut melalui Yayasan Del yang lahir tepat di hari peringatan kelahirannya.

Luhut berharap Yayasan Del yang akan berusia dua dekade pada 2021 akan terus tumbuh menjadi "kawah candradimuka" yang akan melahirkan talenta-talenta hebat berakhlak mulia, beriman teguh, kreatif dan inovatif, bersemangat juang dan terpelajar lewat Institut Teknologi Del dan SMA Unggul Del.

"Sesuai dengan motto yang selalu kita pegang teguh, mar-Tuhan, marroha, marbisuk, yang berarti berTuhan, berhati nurani dan bijaksana. Prinsip inilah yang terus memperbaharui semangat kami sekeluarga untuk berkembang lebih besar lagi hingga lahirlah Sekolah Noah, Rumah Faye, TobaTenun, dan Radio DEL FM yang pengelolaannya dipegang oleh anak cucu saya," katanya.

"Saya ingin mereka meneladani nilai-nilai kemanusiaan ini dengan terlibat langsung melakukan banyak aktivitas sosial bersama," lanjutnya.

Luhut mengatakan, melihat yayasan tersebut berkembang pesat menjadi salah satu kado terindah yang ia dapatkan setiap tahunnya.

Ia berharap yayasan tersebut memberikan sumbangsih sumber daya manusia yang berkualitas untuk Ibu Pertiwi.

Ia pun mengapresiasi peran besar berupa pengabdian para civitas akademika, staf, pengurus yayasan dalam mengembangkan sekolah.

"Mungkin inilah sumbangan kecil kami dari desa, untuk Indonesia. Tapi bagi kami sekeluarga, inilah pencapaian terbesar kami sepanjang hidup. Harapan kami tentunya sederhana, hanya ingin melihat anak-anak kami selangkah lebih maju dan menjadi yang terbaik dalam dunia ilmu pengetahuan," kata Luhut.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT