KPU Jabar Catat Ada 11 Juta Daftar Pemilih Sementara Pilkada 2020
TEMPO.CO | 27/09/2020 16:39
Ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung menunjukan nomor urut setelah dilakukan pengundian di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis 24 September 2020. KPU Kabupaten Bandung telah menetapkan nomor urut ketiga pasangan calon
Ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung menunjukan nomor urut setelah dilakukan pengundian di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis 24 September 2020. KPU Kabupaten Bandung telah menetapkan nomor urut ketiga pasangan calon dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan tahapan kampanye pada Sabtu (26/9/2020) mendatang. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat mencatat daftar pemilih sementara (DPS) sebanyak 11.635.025 orang yang bakal menjadi pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020.

Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Endun Abdul Haq mengatakan lebih dari 11 juta itu tersebar di delapan kabupaten dan kota yang melaksanakan Pilkada 2020. Pemilih paling banyak berdasarkan catatannya berasal dari Kabupaten Bandung. "Di Kabupaten Bandung jumlah pemilih laki-laki dan perempuan ada sebanyak 2.356.673 pemilih," kata Endun, Minggu, 27 September 2020.
 
Ia menyebutkan dari total calon pemilih di Jabar sebanyak 5.847.939 laki-laki dan sebanyak 5.787.086 perempuan. Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Jabar Rifqi Ali Mubarok mengatakan bahwa angka tersebut hasil pemutakhiran data pemilih di setiap kabupaten dan kota yang melaksanakan Pilkada 2020.
 
"Pemutakhiran itu berasal dari 231 kecamatan, 2.159 desa/kelurahan, dengan jumlah TPS (tempat pemungutan suara) sebanyak 33.301 TPS," kata Rifqi. Selain itu, KPU Jabar telah menetapkan 50 calon atau 25 pasangan calon (paslon) dari delapan kabupaten dan kota.
 
Dari 50 calon tersebut, kata dia, calon yang tertua berusia 70 tahun, sedangkan calon termuda berusia 33 tahun. Seluruh calon itu sudah menempuh proses tahapan pencalonan.
 
"Selain tahapan berjalan baik, tahapan sesuai dengan jadwal program dan kegiatan yang diterapkan, kami juga sudah memastikan tahapan itu berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19," kata Rifqi.

REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT