IHSG di Zona Merah pada Awal Perdagangan, Anjlok 1,48 Persen
TEMPO.CO | 22/09/2020 09:18
Karyawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 10 September 2020.  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam sebesar lima persen pada level 4.892,87 atau turun 257,49 poin. ANTARA/Reno Esnir
Karyawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 10 September 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam sebesar lima persen pada level 4.892,87 atau turun 257,49 poin. ANTARA/Reno Esnir

TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona merah pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia atau BEI, Selasa, 22 September 2020.

Melansir data RTI, pada pukul 09.04 WIB, IHSG berada pada level 4.925,3 atau turun 74,0 poin(1,48 persen) dibanding penutupan sebelumnya di 4.947,7

Sebanyak 41 saham melaju di zona hijau dan 239 saham di zona merah. Sedangkan 89 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 442,9 miliar dengan volume 628,9 juta saham.

Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG hingga saat ini masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. Menurutnya, selama support level dapat dipertahankan dengan baik maka peluang kenaikan jangka pendek masih terbuka lebar.

"Namun mengingat gelombang tekanan terlihat belum akan berakhir maka peluang konsolidasi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek," kata Willian dalam keterangan tertulis.

Adapun dia memperkirakan IHSG bergerak di kisaran 4.913 hingga 5.123 hari ini.

HENDARTYO HANGGI


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT