Gara-gara Tato, Ibu dan Anak Sudah 3 Tahun Tak Saling Tegur
TEMPO.CO | 20/09/2020 07:00
Gambar tato yang dipermasalahkan Ibu Casey, yang merasa tak dimintai izin putrinya yang masih di bawah umur dan ingin merajah tubuhnya. Sumber: mirror.co.uk
Gambar tato yang dipermasalahkan Ibu Casey, yang merasa tak dimintai izin putrinya yang masih di bawah umur dan ingin merajah tubuhnya. Sumber: mirror.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang remaja perempuan di New South Wales, Australia, tak bertegur sapa dengan ibu kandungnya selama tiga tahun gara-gara tato. Masalah yang dipicu dari tato ini telah merobek hubungan baik keluarga itu, di mana ayah dari anak perempuan tersebut sekarang terancam dipenjara.

Remaja perempuan itu, Casey Victory, 17 tahun, membutuhkan tanda-tangan dari orang tuanya saat hendak merajah tubuhnya di bagian mata kaki. Surat izin itu dibutuhkan karena ketika mentato itu, Casey umurnya baru 15 tahun.

Orang tua Casey saat itu sudah bercerai dan dia tinggal bersama ayahnya bernama Bradley. Ayah Casey memberikan izin putrinya untuk di tato.

Casey Victory, 17 tahun, tidak bertegur-sapa dengan ibunya gara-gara tato. Sumber: mirror.co.uk

Persetujuan dari ayahnya itu membuat Casey percaya diri untuk merajah tubuhnya dengan sebuah gambar simbol keberuntungan. Akan tetapi, Bradley, 45 tahun sekarang menghadapi tuntutan hukum setelah ibu Casey membawa kasus ini ke pengadilan dengan tuduhan melukai tubuh dan melukai seseorang dengan sengaja hingga menyebabkan cedera tubuh yang menyedihkan.

Tuduhan pertama tidak dilanjutkan, namun tuduhan melukai seseorang dengan sengaja hingga menyebabkan cedera tubuh, tetap berjalan. Ancaman hukuman itu maksimum lima tahun penjara. Bradley yang bekerja sebagai sopir truk mengatakan tidak bersalah atas tuduhan terhadapnya.

Di bawah undang-undang Negara bagian New South Wales, anak-anak yang masih di bawah umur membutuhkan izin tertulis dari orang tua ketika mereka ingin merajah tubuh.

Ibu Casey yang bernama Nadene Rae Rees mengajukan gugatan ke pengadilan karena merasa tak memberikan izin kepada putrinya untuk mentato. Rees meyakinkan keputusan Casey mentato tubuhnya tanpa persetujuanya. Casey dan ayahnya tidak bertegur-sapa dengan Rees sejak kejadian mentato itu terjadi.

Bradley mengatakan dia sangat melindungi putrinya. Dia siap melakukan apa pun demi Casey. Sedangkan Casey mengatakan sampai sekarang dia belum bertegur-sapa dengan ibunya (tiga tahun).  

        

 

Sumber: https://www.mirror.co.uk/news/world-news/teen-hasnt-spoken-mum-three-22705200


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT