Polisi Tangkap 4 Pelaku Penipuan, Kaesang Pangarep Nyaris Jadi Korban
TEMPO.CO | 19/09/2020 06:19
Polda Metro Jaya menangkap tersangka kasus penipuan bermodus situs  palsu, Jumat, 17 Januari 2020. Foto: TEMPO | Kiki Astari
Polda Metro Jaya menangkap tersangka kasus penipuan bermodus situs palsu, Jumat, 17 Januari 2020. Foto: TEMPO | Kiki Astari

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI meringkus empat orang remaja pelaku penipuan berkedok pelelangan barang di Instagram. Salah satu yang nyaris menjadi korban ialah Kaesang Pangarep, anak Presiden Jokowi.

"Di antaranya itu, tapi ada puluhan korban lainnya juga," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono di kantornya, Jakarta Selatan, pada Jumat, 18 September 2020.

Kasus ini terbongkar saat polisi mulai melakukan penyelidikan sendiri atau dikenal dengan laporan tipe A, pada 8 September 2020. Dari hasil profiling, polisi menemukan akun @luckycarsauction dan mendapati identitas dari para pelaku yang rupanya masih berusia 15-16 tahun.

Awi mengatakan para pelaku cukup lihai dalam menjalankan modus penipuannya. Mereka dapat meyakinkan para pembeli dengan cara menipu.

"Mereka menjual barang seperti sepatu, sendal. Kemudian di situ korban melalukan transaksi dan mengirim sejumlah uang ke rekening tertentu, tetapi barang tidak pernah datang," ucap Awi.

Selama melancarkan aksinya, keempat pelaku itu berhasil meraup untung hingga ratusan juta rupiah. Awi menyebut uang hasil menipu digunakan para pelaku untuk membeli kebutuhan pribadi.

"Mereka pakai untuk foya-foya, beli pulsa, beli ponsel, jam tangan, dan lain-lain," ucap Awi. Akibat perbuatannya, para pelaku disangkakan dengan Pasal 45A ayat 1 juncto Pasal 28 ayat 1 dan atau Pasal 41 ayat 1 juncto Pasal 36 UU ITE.

Cerita Kaesang Pangarep nyaris kena tipu ramai diperbincangkan di Twitter. Anak bungsu Presiden Jokowi itu membagikan kisahnya melalui sebuah utas yang dilengkapi keterangan dan foto tangkapan layar percakapannya dengan akun @luckycarsauction.

"Sumpah ngakak ada yang mau nipu saya. Niatnya mau nipu karena saya menang auction. Padahal udah semangat nipu," tulis Kaesang.

Kaesang yang sejak awal menyadari bahwa akun tersebut berniat menipu, sengaja meladeni. Namun, di tengah-tengah percakapan, ia bertanya apakah pelaku mengenal dirinya. Pelaku yang kemudian menyadari siapa Kaesang langsung meminta maaf dan memohon agar tak dilaporkan ke polisi.

ANDITA RAHMA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT