Anies Baswedan Sebut Pemerintah Pusat Dukung DKI Terapkan PSBB Jakarta Lagi
TEMPO.CO | 13/09/2020 04:10
Kepadatan kendaraan yang terjadi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat, 11 September 2020. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali sebagai langkah rem darurat terkait penanggulangan pandemi virus co
Kepadatan kendaraan yang terjadi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat, 11 September 2020. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali sebagai langkah rem darurat terkait penanggulangan pandemi virus corona (Covid-19) mulai Senin, 14 September 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pemerintah pusat mendukung langkah DKI menarik rem darurat dengan menghentikan masa transisi normal baru.

Pemerintah DKI bakal mulai menerapkan pembatasan sosial berskala besar alias PSBB Total mulai Senin, 14 September 2020.

"emerintah pusat dukung, pemerintah pusat menyadari lonjakan yang cukup signifikan di bulan September ini," kata Anies di Balai Kota DKI, Sabtu, 12 September 2020.

Mantan Rektor Universitas Paramadina itu mengatakan pemerintah pusat menyadari bahwa ekonomi tidak akan bergerak jika masalah kesehatan tidak diselesaikan. Penanganan wabah ini menjadi prioritas utama pemerintah untuk menyelamatkan nyawa manusia.

Baca juga : Pusat Belanja di Jakarta Utara Lengang di H-1 PSBB Total

Anies berujar bakal menjelaskan secara rinci kebijakan PSBB yang mulai diterapkan kembali pada Senin besok.

Hari ini, Anies telah berdiskusi dengan sejumlah menteri di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud M.D., Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Sebelumnya Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional mengkritik rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar per Senin pekan depan. Pernyataan Anies dinilai menimbulkan ketidakpastian dan berdampak pada merosotnya.

Padahal, menurut Airlangga, beberapa hari terakhir kinerja IHSG terus membaik. "Kita lihat sudah menampakkan hasil positif, berdasarkan indeks sampai dengan kemarin," ujarnya, Kamis, 10 September 2020.

"Hari ini indeks (IHSG) masih ada ketidakpastian. Karena announcement Gubernur DKI (Anies Baswedan) tadi malam. sehingga indeks pagi ini sudah (turun) di bawah 5.000," ucap Airlangga Hartarto.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT