PSBB Covid-19 Total, Dishub DKI Tutup 10 Lokasi Sepeda
TEMPO.CO | 13/09/2020 03:57
Petugas Satuan Penegak Peraturan Daerah (Spedah) mengatur pesepeda yang melintas  di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 26 Juli 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat
Petugas Satuan Penegak Peraturan Daerah (Spedah) mengatur pesepeda yang melintas di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 26 Juli 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, JAKARTA- Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta meniadakan 10 Kawasan Khusus Pesepeda (KKP) atau kawasan sepeda di 5 wilayah Ibu Kota mulai Ahad, 13 September 2020.

Peniadaan 10 kawasan sepeda itu berkaitan dengan keputusan Gubernur Anies Baswedan untuk memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) pandemi Covid-19 secara total mulai Senin pekan depan, 14 September 2020. 

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut peniadaan 10 kawasan sepeda berkaitan dengan peningkatan jumlah kasus positif Covid-19.

“Diimbau bagi warga yang ingin berolahraga agar tetap menjaga kebugaran, untuk dapat berolahraga di rumah masing-masing," kata Syafrin dalam keterangan tertulis yang Tempo kutip dari situs ppid.jakarta.go.id pada Sabtu malam, 12 September 2020.

Berikut adalah rincian wilayah sepeda yang ditiadakan akibat PSBB Covid-19 di DKI Jakarta:

Jakarta Pusat
- Jalan Gajah Mada
- Jalan Hayam Wuruk
- Jalan Benyamin Sueb

Jakarta Barat
- Jalan Gajah Mada
- Jalan Hayam Wuruk

Jakarta Utara
- Jalan Danau Sunter Selatan
- Jalan Benyamin Sueb

Jakarta Timur
- Jalan Raya Raden Intan
- Jalan KBT Sisi Utara

Jakarta Selatan
- Jalan Layang Non Tol Antasari

Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Baswedan telah resmi "menginjak rem darurat" yang mencabut PSBB transisi dan mengembalikannya pada PSBB yang diperketat mulai Senin, 14 September 2020.

Anies menyatakan keputusan itu diambil bagi karena tiga indikator, yaitu tingkat kematian, ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU khusus Covid-19, serta banyaknya kasus positif di Jakarta.

Pada hari ini kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 1.440 orang. Dengan begitu, total pasien positif Covid-19 di Ibu Kota secara keseluruhan sebanyak 53.761 orang.

Dari angka itu, 12.174 pasien positif masih dirawat atau isolasi, 1.404 meninggal, dan 40.183 orang dinyatakan sembuh.

ADAM PRIREZA | LANI DIANA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT