Prabowo: Ilmu Pengetahuan dan Tekonologi Kunci Kesejahteraan
TEMPO.CO | 29/08/2020 15:32
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menjajal Maung dalam kunjungannya ke PT Pindad pekan lalu. Nama unik kendaraan ini diberikan sendiri oleh Prabowo, diambil dari bahasa Sunda yang artinya harimau.
 Twitter/PT Pindad
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menjajal Maung dalam kunjungannya ke PT Pindad pekan lalu. Nama unik kendaraan ini diberikan sendiri oleh Prabowo, diambil dari bahasa Sunda yang artinya harimau. Twitter/PT Pindad

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri peresmian pembukaan 4 Fakultas baru di Universitas Pertahanan, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 29 Agustus 2020. Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi kunci bagi kesejahteraan bangsa di masa depan.

"Perkembangan peradaban manusia pada abad 21, menggambarkan pada kita bahwa tak mungkin pembangunan suatu bangsa dilakukan tanpa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi," ujar Prabowo.

Ia mengatakan kunci penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah sumber daya manusia. Sejak menjadi Menteri Pertahanan, Prabowo mengatakan telah menganalisa kondisi dan kebutuhan sumber daya manusia di komunitas pertahanan, terutama TNI.

4 Fakultas baru dengan 10 program studi pun dibuat di Universitas Pertahanan. 4 Fakultas baru tersebut yaitu, Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi, Fakultas MIPA, dan Fakultas Teknik.

Adapun 10 prodi baru yaitu, Pendidikan Kedokteran, Ilmu Farmasi, Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, , Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Mesin, dan Teknik konstruksi Bangunan Militer. Selain itu, program studi dokteral untuk S3 juga dibuka.

"Kita harapkan ada kader-kader, ahli-ahli matematika, ahli Fisika, kimia, biologi, yang bisa mendukung semua keperluan bangsa dan negara khususnya juga TNI," ujar dia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT