Cerita Saksi Mata Rekam Ledakan Besar di Lebanon
TEMPO.CO | 05/08/2020 05:16
Ilustrasi ledakan dan asap. TEMPO/Subekti
Ilustrasi ledakan dan asap. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Hani Abughazaleh dan teman-temannya tengah memancing di lepas pantai Beirut, Lebanon, ketika sebuah ledakan besar terjadi.

“Kami mendengar beberapa ledakan kecil dan melihat asap putih naik di atas,” kata Abughazaleh seperti dikutip dari CNN, Rabu, 5 Agustus 2020.

Ledakan awal itu terjadi pada pukul 18.07 waktu setempat. Abughazaleh kemudian mulai merekam video pada pukul 18.08. Tujuh detik kemudian, awan ledakan berwarna merah muncul.

Ledakan di Beirut yang tiba-tiba dan intens itu, menurut dia, begitu dahsyat hingga terbentuk gelombang kejut yang masif di langit. Bahkan, Abughazaleh dan teman-temannya hampir jatuh dari kapal mereka.

“Kami melihat asap merah naik, dan orang-orang panik bertanya-tanya apa itu semacam gas mematikan,” ujarnya.

Dua video lainnya yang direkam Abughazaleh menunjukkan awan merah mengepul di atas Beirut. Ia dan teman-temannya pun memutuskan untuk menepi ke pantai. Saat itu awan merah telah menyebar dan kabut merah muncul di udara

Jumlah korban tewas ledakan Beirut kini mencapai 50 orang dan kemungkinan akan bertambah. Menteri Kesehatan Lebanon Hamad Hassan mengatakan, sebanyak 2.750 orang terluka akibat ledakan yang mengguncang Ibu Kota itu.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT