2 Pegawai Positif Covid-19, Ruang Kerja Kecamatan Matraman Ditutup
TEMPO.CO | 03/08/2020 21:15
Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS
Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian ruang kerja di Kantor Kecamatan Matraman, Jakarta Timur kembali ditutup setelah dua pegawai dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap pada Selasa, 28 Juli 2020.

"Hasil tes ada dua orang yang positif Covid-19. Satu orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan satu orang Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) dari Sumber Daya Alam (SDA)," kata Wakil Camat Matraman Mujiono di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020.

Akibatnya ruang dokumen pajak dan ruang pegawai sektoral di lantai tiga dan empat ditutup hingga Selasa, 4 Agustus 2020.

Semua pelayanan masyarakat tetap berfungsi secara normal di lantai satu, termasuk kepengurusan pajak.

"Ketahuan positif hari Minggu kemarin. Jadi kami tutup tiga hari sampai Selasa," kata Mujiono.

Selama penutupan layanan dilakukan sterilisasi dengan menyemprotkan disinfektan ke sejumlah ruangan.

Sebelumnya pelayanan di Kantor Kecamatan Matraman ditutup pada 24-26 Juli 2020 setelah seorang pegawai yang bertugas di lantai tiga kantor Kecamatan Matraman positif Covid-19.

Pihak kecamatan mengadakan tes usap kepada 50 pegawai pada Selasa, 28 Juli 2020 dan kembali mendeteksi dua orang pegawai yang bertugas di kantor Kecamatan Matraman positif Covid-19.

Mujiono menduga bahwa dua orang yang positif tak tertular di Kantor Kecamatan Matraman.

"Kalau yang ASN, selama ini bekerja di rumah karena sedang menyusui. Sedangkan satu orang lagi PJLP dari SDA, mungkin tertular saat tugas di lapangan," katanya.

Dua orang tersebut kemudian diarahkan untuk dipantau oleh petugas Puskesmas sesuai dengan domisilinya lantaran bertempat tinggal di luar Jakarta.

"Kalau ASN tinggalnya di Bekasi, kalau PJLP tinggal di Cimanggis. Nanti kami koordinasi dengan Puskemas tempat tinggalnya dan Puskesmas Kecamatan Matraman," katanya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT