Luhut Ajak Kementerian dan Swasta Dukung Percepatan Ekonomi Banyuwangi
TEMPO.CO | 29/07/2020 22:21
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan usai Afternoon Tea dengan media di kantornya, Rabu, 1 Agustus 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan usai Afternoon Tea dengan media di kantornya, Rabu, 1 Agustus 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

TEMPO.CO, Banyuwangi - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak semua kementerian, BUMN, serta swasta ikut mendukung percepatan pengembangan ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

"Banyuwangi sudah sangat bagus, kita dukung bersama. Sekarang tantangan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi harus kita hadapi bersama-sama, harus kompak," kata Luhut saat memimpin rapat koordinasi di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu, 29 Juli 2020.

Rapat koordinasi itu diikuti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Menteri BUMN Susyanto dan sejumlah CEO/direktur utama perusahaan BUMN dan swasta, mulai dari Garuda Indonesia, Perhutani, Traveloka, dan Dana.

Dalam rapat koordinasi itu yang dibahas, salah satunya percepatan penyelesaian industri kereta api di Kabupaten Banyuwangi yang berorientasi ekspor pada 2021 sehingga diharapkan bisa menyerap ribuan tenaga kerja. Saat ini, pembangunan industri KA tersebut sedang dalam proses oleh PT INKA.

Wishnutama juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah mendukung pengembangan pariwisata Banyuwangi. Salah satu langkah itu, kata Wishnu, kompetisi selancar dunia (World Surf League/WSL) yang bakal digelar di Pulau Tabuhan pada 2021 atau mengikuti perkembangan dari pandemi Covid-19. Ajang selancar paling bergengsi di dunia itu bakal diikuti ratusan peselancar terbaik dari berbagai negara.

"Kami akan dukung total WSL di Banyuwangi, semua kebutuhan infrastruktur akan kami dukung. Ini kesempatan besar bagi pariwisata Indonesia dan Banyuwangi," ujarnya.

Bahlil berjanji mengawal proses perizinan kereta gantung di Taman Wisata Alam Kawah Ijen. Kereta gantung itu diyakini akan menyerap wisatawan mancanegara dan domestik untuk mengunjungi Kawah Ijen yang dikenal dengan fenomena api birunya itu.

Luhut juga menambahkan, saat ini proses perizinan kereta gantung di Kawah Ijen sudah berada di meja Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Sekretaris Menteri BUMN Susyanto juga mengatakan akan mempercepat pengembangan kawasan Pantai Pulau Merah di Banyuwangi melalui BUMN Perum Perhutani.

"Saat ini memang tindak lanjutnya terhambat, tapi sudah akan kami mulai lagi. Di sini ada Dirut Perhutani juga, siap melanjutkan lagi pascapandemi Covid-19," tuturnya.

Perhutani akan membangun fasilitas di Pantai Pulau Merah, antara lain kios UMKM untuk warga sekitar, beach walk, jogging track, dan tempat bermain anak. Penataan kawasan di pantai berpasir putih nan cantik itu diarsiteki oleh arsitek tersohor Yori Antar.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengucapkan terima kasih atas dukungan berbagai pihak mengenai dukungan pemerintah pusat terhadap kabupaten di ujung timur Pulau Jawa itu.

"Sejak kedatangan Presiden Jokowi dan Gubernur Jatim Khofifah ke Banyuwangi akhir Juni lalu, Alhamdulillah ekonomi terus menggeliat, dengan tetap kami tidak melupakan penanganan Covid-19," katanya.

Dengan dukungan semua pihak, katanya, pemulihan ekonomi di kabupaten itu bisa cepat segera kembali membuka lapangan kerja.

"Dukungan Menko Kemaritiman dan Investasi hari ini yang memimpin rapat di Banyuwangi bersama Menteri Wishnutama, Kepala BKPM Bahlil, Sekretaris Menteri BUMN, Traveloka, Dana, dan sebagainya tentu kami yakin pemulihan ekonomi Banyuwangi bisa cepat untuk segera kembali membuka banyak lapangan kerja bagi warga," ujar Anas.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT