Trending Bisnis: Dari Antisipasi Ancaman Resesi hingga Rekor Harga Emas
TEMPO.CO | 28/07/2020 06:38
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

TEMPO.CO, Jakarta -Berita trending ekonomi dan bisnis sepanjang Senin, 27 Juli 2020, dimulai dari rencana pemerintah mendorong pemulihan ekonomi kuartal tiga dan empat 2020 untuk menghadapi ancaman resesi hingga harga emas mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.

Selain itu ada berita tentang empat jurus pemerintah perluas bantuan sosial atau bansos dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar promo angkutan jarak jauh sebesar 25 persen dengan kapasitas terbatas. Sedikitnya ada lima topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis kemarin.

Berikut lima berita bisnis yang trending sepanjang Senin:

1. Hadapi Ancaman Resesi Ekonomi, Pemerintah Bakal Belanja Besar-besaran

Pemerintah bersiap untuk melakukan langkah extraordinary untuk mendorong pemulihan ekonomi kuartal tiga dan empat 2020. Dengan belanja pemerintah secara besar-besaran ini diharapkan pemerintah bisa menghadapi ancaman resesi yang bakal datang.

"Sehingga permintaan dalam negeri meningkat dan dunia usaha tergerak untuk berinvestasi," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers penempatan dana di Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Jakarta, Senin, 27 Juli 2020.

Dengan cara ini, kata Airlangga, maka kontraksi ekonomi akibat efek domino Covid-19 bisa diredam. Sebab, Indonesia kini tengah berjuang agar tidak masuk ke jurang resesi ekonomi. Beberapa negara sudah masuk resesi, seperti Singapura dan Korea Selatan.

Beberapa waktu lalu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu juga menyampaikan hal serupa. Menurut dia, Kemenkeu selama ini terbiasa dengan mindest menggunakan anggaran secara hemat.

Tapi di masa Covid-19 ini, paradigma ini harus berubah total. Saat ini, anggaran justru harus dibelanjakan sebanyak-banyaknya. "Terjadi perubahan mindset di Kemenkeu," kata Febrio pada 24 Juli 2020.

Berbagai cara dilakukan pemerintah. Salah satunya hari ini dengan menempatkan dana pemerintah sebesar Rp 11,5 triliun di tujuh Bank Pembangunan Daerah (BPD). Sebelumnya, dana Rp 30 triliun juga ditempatkan di empat Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Bantuan Modal Usaha Rp 500 Ribu dan Rp 3,5 Juta, Siapa Berhak?

Kementerian Sosial atau Kemensos memberikan dua jenis bantuan baru di tengah pandemi Covid-19 ini. Bantuan pertama yaitu modal usaha Rp 500 ribu per keluarga dan tambahan modal usaha lagi sebesar Rp 3,5 juta.

Lalu siapa yang berhak menerima bantuan tersebut?

"Mereka (penerima) adalah KPM (keluarga penerima manfaat) PKH (program keluarga harapan) Graduasi yang punya usaha rintisan," kata kata Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Kementerian Sosial, Edi Suharto saat dihubungi di Jakarta, Ahad, 26 Juli 2020.

Saat ini total ada sekitar 10 juta KPM PKH penerima bantuan sosial atau bansos dari pemerintah. Selain itu, ada juga sekitar 2,8 juta KPM PKH Graduasi. Dalam Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2018, graduasi terjadi karena empat kondisi.

Pertama, masih miskin tetap memenuhi syarat PKH. Kedua, tidak miskin tetap masih memenuhi syarat PKH. Ketiga, tidak miskin dan tidak memenuhi syarat PKH. Keempat, keluar atas inisiatif sendiri.

Pada 4 Juli 2020, Menteri Sosial Juliari Batubara telah meminta bawahannya agar bersungguh-sungguh mengantarkan KPM PKH agar cepat tergraduasi atau mengundurkan diri dari penerima bansos. Target graduasi pun menjadi Key of Performace Indicator (KPI).

Baca berita selengkapnya di sini.

3. 4 Jurus Pemerintah Perluas Bansos untuk Masyarakat Kecil

Berbagai jenis bantuan sosial atau bansos untuk masyarakat miskin dan menengah bawah semakin diperluas. Kebijakan ini diambil di tengah pandemi Covid-19, konsumsi rumah tangga yang melemah, dan ancaman resesi ekonomi di depan mata.

Tempo merangkum sejumlah kebijakan perluasan bantuan yang disampaikan pemerintah beberapa waktu terakhir. Berikut di antaranya:

A. Perluasan Penerima PKH dan Sembako

Hingga awal Juli, pemerintah sudah mengalokasikan anggaran Perlindungan Sosial sebesar Rp 203,9 triliun. Alokasi ini 29,3 persen dari total anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Covid-19 yang sebesar Rp 695,2 triliun. Angka ini terbesar dari semua bentuk pemulihan.

Rinciannya dari Rp 203,9 triliun ini yaitu:
- Program Keluarga Harapan (PKH) Rp 37,4 triliun untuk 10 juta keluarga
- Kartu Sembako Rp 43,6 triliun untuk 20 juta keluarga
- Bansos Jabodetabek Rp 6,8 triliun
- Bansos non-Jabodetabek Rp 32,4 triliun
- Kartu Prakerja Rp 20 triliun
- Diskon Listrik Rp 6,9 triliun
- Logistik, pangan, sembako Rp 25 triliun
- Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Rp 31,8 triliun

Anggaran Rp 203,9 triliun ini sudah diperbesar dari awalnya yang cuma Rp 110 triliun. Penerima Program Keluarga Harapan atau PKH diperluas, dari 9,2 juta menjadi 10 juta. Penerima Kartu Sembako diperluas, dari 15,2 juta menjadi 20 juta.

B. Bansos Produktif Tukang Sate Cs

Pada tanggal 21 Juli 2020, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengumumkan bantuan modal kerja sebesar Rp 2,4 juta untuk 12 juta pedagang kecil dan mikro se-Indonesia. Ia menyebutnya sebagai bansos produktif, yang bisa digunakan untuk menambah modal usaha atau ekspansi.

“Jangan sekali-kali tambahan modal kerja ini dipakai untuk beli HP (Handphone), atau beli pulsa, hati hati. Saya ikuti lho ini. Harus dipakai betul-betul untuk tambahan modal kerja,” kata Jokowi kepada para pedagang kecil dan mikro yang diundang ke Istana Merdeka, Jakarta.

Baca berita selengkapnya di sini.

4. Harga Emas Dunia Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Setelah berhasil menyentuh level US$ 1.900 per troy ounce untuk pertama kalinya sejak 2011, harga emas terus menguat dan mengejar level US$ 2.000. Harga emas terakhir ini sekaligus mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Senin 27 Juli 2020 pukul 05.17 WIB, harga emas Comex kontrak Desember 2020 naik 0,51 persen atau 9,9 poin menuju level US$ 1.935,1 per troy ounce. Sedangkan harga spot berhasil naik 0,22 persen atau 4,2 poin ke level US$ 1.906,22 per troy ounce.

Kedua level itu merupakan harga emas tertinggi sejak 2011 dan menjadi rekor harga baru sepanjang sejarah, yaitu di atas level intraday US$ 1.921,7 per troy ounce.

Sepanjang tahun berjalan 2020, harga emas telah menguat hingga 25,7 persen, mengungguli kinerja komoditas lainnya yang mayoritas masih berusaha untuk pulih dari koreksi yang cukup dalam akibat pandemi Covid-19.

Bahkan, emas juga berhasil memimpin kinerja aset-aset investasi aman lainnya seperti yen Jepang yang hanya menguat 2,6 persen sepanjang tahun berjalan 2020 dan indeks dolar AS yang justru melemah 1,86 persen secara year to date.

Baca berita selengkapnya di sini.

5. PT KAI Gelar Promo 25 Persen, Tiket Kereta Eksekutif ke Solo Dijual Rp 360 Ribu

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar promo angkutan jarak jauh sebesar 25 persen dengan kapasitas terbatas. Promo harga tiket kereta tersebut berlaku mulai periode menjelang Idul Adha hingga waktu yang tidak terbatas.

"Tujuannya memberi kemudahan ke masyarakat karena di masa pandemi, semua orang kesulitan perekonomian dan perlu melalukan efisiensi," kata Vice President Public Relations Joni Martinus saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Senin, 27 Juli 2020.

Promo yang ditawarkan meliputi potongan harga Rp 50 ribu untuk KA Kerta Jaya rute Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen PP dari semula Rp 250 ribu menjadi Rp 200 ribu. Kemudian, KA Turangga rute Surabaya Gubeng-Bandung-Gambir PP dengan potongan Rp 130 ribu dari Rp 630 ribu menjadi Rp 500 ribu.

Selanjutnya, KA Bima rute Malang-Surabaya-Gambir PP dengan diskon Rp 150 ribu dari Rp 650 ribu menjadi Rp 500 ribu. Lalu, KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir-Surabaya Pasar Turi dengan potongan Rp 150 ribu dari Rp 650 ribu menjadi Rp 500 ribu.

Ada pula KA Sembrani rute Surabaya Pasar Turi-Gambir dengan potongan Rp 150 ribu, dari Rp 600 ribu menjadi Rp 450 ribu. Terakhir, promo berlaku untuk perjalanan KA Argo Lawu rute Gambir-Solo Balapan dengan potongan Rp 80 ribu dari Rp 440 ribu menjadi Rp 360 ribu.

Baca berita selengkapnya di sini.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT