Otoritas Victoria Australia Sebut Kasus Covid-19 Tetap Tinggi
TEMPO.CO | 25/07/2020 22:01
Fasilitas pengujian virus corona  yang disediakan saat Victoria mengalami peningkatan kasus Covid-19, di Melbourne, Australia, 24 Juni 2020. AAP Image/James Ross via REUTERS
Fasilitas pengujian virus corona yang disediakan saat Victoria mengalami peningkatan kasus Covid-19, di Melbourne, Australia, 24 Juni 2020. AAP Image/James Ross via REUTERS

TEMPO.CO, Melbourne – Kepala Kantor Kesehatan Victoria, Brett Sutton, mengatakan pandemi Covid-19 di sana tidak seperti gelombang Covid-19 pertama.

“Ini merupakan pandemi menantang untuk ditangani. Tantangannya selalu ada di sana. Kita tahu itu tidak seperti yang pertama,” Profesor Sutton kepada media pada Sabtu, 25 Juli 2020.

Menurut Sutton, jumlah kasus baru Covid-19 tetap tinggi tidak naik tapi juga tidak turun,” kata dia.

Sutton mengatakan pemerintah sebaiknya fokus menangani pandemi Covid-19 di area yang mengalami wabah di Australia.

“Kita juga harus fokus untuk mencegah penyebaran berulang di layanan panti jompo,” kata dia.

Dia menyebutkan ada tujuh panti jompo yang mengalami pandemi Covid-19. Premier Daniel Andrews mengaku setuju dengan Prof Sutton.

“Ini tidak seperti gelombang pertama. Ini juga tidak seperti gelombang kedua Covid-19 seperti di negara lain. Anda tahu setiap sepuluh menit AS melewati kasus harian kita. Setiap sepuluh menit,” kata Andrews.

“Tapi gelombang Covid-19 kedua ini lebih keras kepala. Maka masker wajah menjadi perbedaan penting. Kita akan keluar dari situasi ini secepatnya,” kata dia.

Andrews mengatakan ada 357 kasus baru di Victoria hari ini. Ada 300 kasus yang masih ditelusuri penyebabnya. Ada lima kasus kematian akibat Covid-19 atau Corona, yang dialami pasien berusia 50 hingga 80 tahun.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT