Dampak Lockdown, Sepasang Lansia Ditemukan Meninggal di Rumah
TEMPO.CO | 11/07/2020 21:00
Rumah susun tempat sepasang lansia ditemukan meninggal setelah Spanyol lockdown. Sumber: CEN/mirror.co.uk
Rumah susun tempat sepasang lansia ditemukan meninggal setelah Spanyol lockdown. Sumber: CEN/mirror.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Jasad sepasang lansia yang sudah membusuk ditemukan di rumah susun tempat tinggal mereka di Colonia Requena, Spanyol. Pasangan lansia malang itu diduga sudah meninggal berminggu-minggu atau bahkan beberapa bulan silam saat Spanyol memberlakukan lockdown.

Dikutip dari mirror.co.uk, dua jenazah membusuk yang ditemukan itu adalah seorang lansia laki-laki kelahiran 1930 dan lansia perempuan lahir pada 1931. Keduanya berasal dari Ibu Kota Madrid, Spanyol dan nama keduanya tidak dipublikasi. Dua lansia tersebut ditemukan meninggal di tempat tidur yang berbeda.

Ilustrasi aparat kepolisian Madrid, Spanyol. Sumber: mirror.co.uk

Stasiun radio Cadena SER melaporkan tetangga kedua lansia tersebut memanggil layanan gawat darurat karena mereka sudah berbulan-bulan tidak melihat pasangan lansia tersebut. Selain itu, bau busuk juga tercium sangat tajam dari rumah susun mereka.

Aparat kepolisian, pemadam kebakaran dan tim medis mendatangi rumah susun tersebut dan mendobrak rumah. Mereka lalu menemukan jasad pasangan lansia itu sudah membusuk.

Kedua lansia tersebut diyakini meninggal karena sebab alam dan kasus ini tidak diinvestigasi untuk dugaan kriminal karena tidak ada kecurigaan. Penyebab keduanya meninggal belum terkonfirmasi.

Media lokal Nius mewartakan otopsi atas jenazah kedua lansia itu sudah selesai dan dicurigai mereka meninggal karena virus corona kondisi kesehatan pasangan ini dibandingkan sebelumnya, sudah berubah. Nius menuliskan tubuh pasangan lansia ini belum secara penuh diautopsi karena kapasitas otopsi saat ini penuh dampak dari penyebaran virus ccorona.      

Tetangga pasangan lansia itu menceritakan lansia perempuan sering terlihat para tetangga berbelanja sembako, namun pasangannya memang jarang keluar rumah karena sakit sehingga cara berjalannya terganggu. Media Levante mewartakan para tetangga biasanya memberikan pasangan lansia makanan atau sekadar mencek kondisi mereka.

Presiden Association of Neighbours of Colonia Requena, Antonio Colima, mengatakan ada banyak lansia di kawasan Colonia Requena yang hidup sebatang kara. Colima mengatakan warga yang sudah lansia sering mengkomplain kurangnya bantuan sosial yang ditawarkan pemerintah. Hal itu dibenarkan pula oleh warga yang menyebut banyak lansia hidup sebatang kara dan membutuhkan bantuan sosial.  


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT