Ada Peluang Nama Gibran dan Bobby Diumumkan PDIP Sabtu Besok
TEMPO.CO | 10/07/2020 07:48
(kiri-kanan) Menantu Jokowi Bobby Nasution, putra bungsu dan sulung Jokowi Kaesang Pangarep, dan Gibran Rakabuming Raka menghadiri debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, 13 April 2019. Mereka tampil kompak dengan kemeja putih. TEMPO/M Taufan
(kiri-kanan) Menantu Jokowi Bobby Nasution, putra bungsu dan sulung Jokowi Kaesang Pangarep, dan Gibran Rakabuming Raka menghadiri debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, 13 April 2019. Mereka tampil kompak dengan kemeja putih. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta -Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan akan segera mengumumkan nasib pencalonan putra sulung Presiden Joko Widodo dan menantunya, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution dalam waktu dekat. Kedua nama berpeluang diumumkan pada Sabtu besok, 11 Juli 2020.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Bambang Wuryanto, membenarkan nasib Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution di Pilkada Solo dan Medan akan diumumkan dalam waktu dekat.

"Saya pastikan dari 11 sampai dengan 18 juli ini akan diumumkan," katanya dalam konferensi pers di ruang Fraksi PDIP DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 9 Juli 2020.

Bambang mengatakan PDIP sudah menentukan jagoannya di 162 dari 270 daerah yang akan menyelenggarakan pilkada tahun ini. Namun semuanya itu baru untuk level pemilihan kepala daerah di kabupaten/kota.

Menurut Bambang, dalam menentukan calon kepala daerah yang akan diusung, PDIP membagi ke beberapa klaster. Klaster pertama adalah yang perolehan suara pemilu PDIP di atas 20 persen. "Secara administratif bisa nyalon sendiri. Itu tinggal 12 dari 83 (daerah),", tuturnya.

Adapun klaster kedua adalah untuk daerah yang perolehan suara pemilunya antara 10-20 persen. "Ini mesti berkawan, koalisi," tuturnya.

Sementara klaster ketiga adalah daerah yang perolehan suara pemilu PDIP di bawah 10 persen. "Biasanya ini dukung dukung saja," ucap dia.

Untuk pemilihan gubernur di sembilan Provinsi, PDIP belum menentukan sikapnya. "Karena gubernur ini masih banyak lobi-lobi yang harus selesaikan. Kalau gubernur, PDIP (umumkan) agak belakangan dikit, lah," ucap dia.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT