8 Karyawan PT Pusri Positif Corona, Pabrik Beroperasi Normal
TEMPO.CO | 09/07/2020 21:38
Warga saat mengikuti rapid tes gratis menggunakan alat uji rapid tes produksi dalam negeri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis 9 Juli 2020. Presiden Joko Widodo melarang jajarannya untuk membeli alat rapid test dan PCR virus corona dari luar negeri. Jok
Warga saat mengikuti rapid tes gratis menggunakan alat uji rapid tes produksi dalam negeri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis 9 Juli 2020. Presiden Joko Widodo melarang jajarannya untuk membeli alat rapid test dan PCR virus corona dari luar negeri. Jokowi mengatakan saat ini Indonesia tak perlu impor karena telah mampu memproduksi sendiri alat tes Covid-19 tersebut. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, PalembangSebanyak delapan karyawan PT Pupuk Sriwidjaja (PT Pusri) Palembang positif virus Corona jenis baru (Covid-19) berdasarkan hasil uji usap dalam sepekan terakhir. Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Utama Rumah Sakit Pusri Yuwono di Palembang, Kamis, 9 Juli 2020.

Yuwono menjelaskan, sebagian besar karyawan yang terinfeksi virus itu bekerja di bagian pengadaan barang dan jasa yang berkantor di gedung utama pabrik PT Pusri. Ia menyebutkan karyawan yang diketahui positif terjangkit setelah perusahaan melakukan screening dalam sepekan terakhir.

"Ada yang terindikasi lalu kami teruskan dengan uji swab (usap) dan akhirnya dapat delapan orang yang positif,” kata Yuwono yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan. Kedelapan karyawan PT Pusri itu rata-rata berusia 35-45 tahun sehingga seluruhnya berstatus orang tanpa gejala. 

Atas kejadian tersebut, PT Pusri melakukan pelacakan kasus ke keluarga dan rekan-rekan dari karyawan yang terinfeksi Covid-19 itu, yang rata-rata mencapai 20 orang. “Hasil sementara menunjukkan belum ditemukan tambahan kasus positif,” kata Yuwono.

Hingga kini operasional perusahaan tetap berjalan normal karena belum ada opsi untuk menutup pabrikNamun begitu, atas kejadian itu PT Pusri akan mengevaluasi lagi standar operasional prosedur pencegahan Covid-19 yang diterapkan perusahaan selama ini.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT