Surati Anies, KAI Minta SIKM Dihapus untuk Rute Bandung - Jakarta
TEMPO.CO | 08/07/2020 04:25
Menteri BUMN Erick Thohir (ketiga kiri) didampingi (dari kiri) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo dan Direk
Menteri BUMN Erick Thohir (ketiga kiri) didampingi (dari kiri) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar saat Peresmian Stasiun Terpadu di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI (Persero) Didiek Hartantyo mengatakan telah mengirim surat kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar meniadakan Surat Izin Keluar Masuk atau SIKM sebagai persyaratan perjalanan menggunakan kereta rute Bandung-Jakarta.  

"Hari ini kami berkirim surat kepada Gubernur karena kami diinstruksikan oleh Menteri Perhubungan untuk menjalankan Kereta Argo Parahyangan dari Bandung. Kalau itu kami operasikan dengan SIKM, bagaimana keadaannya, akan sulit bagi kami. Tapi bagaimana kalau SIKM tidak kami indahkan," ujar Didiek dalam rapat bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa, 7 Juli 2020.  

Selama ini, dalam menggelar operasi di Ibu Kota, perseroan memang terkena Peraturan Gubernur, salah satunya terkait SIKM. Didiek pun berujar perseroan selalu ketat dalam menerapkan aturan tersebut, termasuk juga dengan protokol percepatan penanganan Covid-19.

Sehingga, dalam praktiknya saat ini, saat ada penumpang yang keluar dan masuk ke DKI Jakarta, akan ada otoritas dari pemerintah provinsi di stasiun. Mereka akan melakukan sortir atas penumpang yang turun dan akan berangkat. Penumpang yang tidak memiliki SIKM akan diisolasi selama 14 hari. 

Didiek mengatakan usulannya agar pemerintah DKI Jakarta meniadakan SIKM untuk rute Bandung - Jakarta adalah menimbang mulai macetnya jalan tol dengan rute yang sama lantaran mulai meningkatnya kembali aktivitas masyarakat.

"Makanya kami harus pandai-pandai, hari ini kami berkirim surat ke gubernur, kami tembuskan ke Menhub, Ke Menteri BUMN, dan Kepala BNPB agar diberi keleluasaan untuk rute Jakarta - Bandung dulu. Nanti kita lihat evaluasinya seperti apa," ujar Didiek.

Ia pun menjamin bahwa selama masa new normal ini perseroan tetap melaksanakan protokol Covid-19 secara ketat. Sehingga, Didiek meyakini bahwa kemungkinan penyebaran akan sangat kecil. Bahkan, ia mengklaim hingga saat ini personel perusahaannya pun belum ada yang positif Covid-19.

"Artinya protokol kami dan pembersihan dengan disinfektan berjalan dengan baik. Lalu, untuk perjalanan di atas tiga jam, setiap tiga jam diukur suhu penumpang. Jadi perjalanan bisa dilaksanakan aman, nyaman, dan sehat sampai tujuan," tutur Didiek.

 

CAESAR AKBAR


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT