Kisah Bisnis Sepatu Cakar Ayam Nurman Farieka
TEMPO.CO | 05/07/2020 12:58
Bentuk tampilan sepatu ceker ayam yang diproduksi oleh pengusaha asal Kota Bandung, Jawa Barat, Nurman Farierka, melalui perusahaannya, Hirka, sejak tahun 2015. Foto: istimewa
Bentuk tampilan sepatu ceker ayam yang diproduksi oleh pengusaha asal Kota Bandung, Jawa Barat, Nurman Farierka, melalui perusahaannya, Hirka, sejak tahun 2015. Foto: istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Nurman Farieka berbagi kisah mengenai bisnis sepatu berbahan dasar cakar ayam yang dirintisnya sejak tahun 2015. Sepatu ini diproduksi oleh perusahaan Hirka yang ia dirikan dan sudah banyak diekspor ke pasar luar negeri.

"Saya ingin sepatu cakar ayam merek Hirka ini dapat dipahami dan diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia," kata Nurman saat menjadi pembicara dalam webinar SATU Indonesia Awards 2020, seperti dilansir dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu, 4 Juli 2020.

Nurman tinggal di Gang Subur, Regol, Kota Bandung. Pagi-pagi, pukul 5 subuh, pedagang sayur datang ke rumahnya memasok cakar ayam untuk diolah menjadi sepatu. Sehingga, setiap 10 hari ia bisa menampung 20 kilogram cakar ayam. Kulit cakar ayam inilah yang kemudian diambil dan dijadikan bahan luar sepatu bikinannya.

Pria yang baru berusia 25 tahun ini kemudian mengembangkan dua jenis sepatu di perusahaannya. Keduanya yaitu Jokka dan Tafiaro yang berarti jalan-jalan, dalam bahasa Makassar dan Papua.

Hingga Oktober 2019, bisnis sepatu kulit Nurman ini sudah menyerap empat orang tenaga kerja di lingkungan sekitarnya. Dengan modal awal Rp 2 juta, Nurman pun berhasil mendulang omzet sebesar Rp 40 sampai 60 juta per bulan meskipun belum memiliki cabang.

Kisah sukses Nurman ini sengaja ditampilkan jelang pelaksanaan SATU Indonesia Awards 2020. Ini adalah ajang tahunan yang digelar PT Astra International Tbk. bersama sejumlah mitra. Tujuannya untuk mengaprediasi lima anak bangsa terpilih yang berjuang di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi.

Kick-off acara yang memasuki musim ke-11 ini sudah dimulai pada Senin, 2 Maret 2020 lalu. Sampai hari ini, sudah ada 6.510 yang yang mendaftar di ajang ini. Mereka yang terpilih menjadi pemenang mendapatkan penghargaan senilai Rp 60 juta dan pembinaan kegiatan secara berkelanjutan.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT