Jasa Marga Minta Maaf Buka-Tutup Lajur Tol Cikampek Sepekan
TEMPO.CO | 04/07/2020 12:53
Petugas gabungan memeriksa kendaraan yang akan masuk ke wilayah DKI Jakarta di KM 47 Tol Cikampek-Jakarta, Jawa Barat, Sabtu, 30 Mei 2020
 Kementerian Perhubungan memprediksi potensi lonjakan arus balik lebaran 2020 akan terjadi pada 30 Mei - 1 Juni, sehi
Petugas gabungan memeriksa kendaraan yang akan masuk ke wilayah DKI Jakarta di KM 47 Tol Cikampek-Jakarta, Jawa Barat, Sabtu, 30 Mei 2020 Kementerian Perhubungan memprediksi potensi lonjakan arus balik lebaran 2020 akan terjadi pada 30 Mei - 1 Juni, sehingga pengawasan di sejumlah titik pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) akan diperketat. ANTARA

TEMPO.CO, BekasiHumas PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Cabang Jakarta - Cikampek Hendra Damanik menyebutkan perseroan akan melakukan pekerjaan rigid pavement atau perkerasan jalan di ruas Jalan Tol Jakarta - Cikampek arah Jakarta.

"Pekerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan sekaligus kenyamanan serta keamanan pengguna jalan tol," kata Hendra di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 4 Juli 2020. 
Pekerjaan ini akan dilakukan selama enam hari mulai Senin pekan depan, 6 Juli 2020 pukul 10.00 WIB hingga Sabtu, 11 Juli 2020 pukul 24.00 WIB.

Perkerasan jalan ini, kata Hendra, dilakukan sepanjang 135 meter di dua titik ruas Tol Jakarta - Cikampek arah Jakarta yakni Km 37+319-Km 37+304 sepanjang 15 meter serta di Km 37+279-Km 37+159 sepanjang 120 meter.

Selama masa pekerjaan berlangsung pihaknya akan melakukan skema buka tutup sebagian jalur karena lokasi pekerjaan tersebut berada pada lajur dua.

Jasa Marga juga telah melakukan sosialisasi rencana pekerjaan dengan memasang media luar ruang berupa spanduk imbauan pekerjaan serta variable message sign (VMS) di ruas Tol Jakarta - Cikampek di kedua arahnya. "Sosialisasi ini untuk memastikan informasi diterima dengan baik oleh pengguna jalan," ucap Hendra.

Lebih jauh, Hendra menyebutkan, Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat adanya pekerjaan ini sekaligus mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol serta tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan.

Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT), selaku pengelola Jalan Tol Jakarta - Cikampek, telah menyiapkan mitigasi risiko untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi akibat pekerjaan tersebut.

"Mitigasi risiko tersebut berupa pengaturan arus lalu lintas, mempersempit area kerja pada lajur dua, serta berkoordinasi dengan kepolisian dalam hal ini PJR (patroli jalan raya)," kata Hendra.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT