PPDB DKI Zonasi Bina RW DIbuka Tengah Malam Ini, Simak Aturannya
TEMPO.CO | 03/07/2020 21:03
Petugas melayani warga yang melaporkan anaknya usai lolos dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 melalui jalur zonasi di Posko Pelayanan PPDB Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2020. Pemprov DKI Jakarta menetapkan tahap pel
Petugas melayani warga yang melaporkan anaknya usai lolos dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 melalui jalur zonasi di Posko Pelayanan PPDB Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2020. Pemprov DKI Jakarta menetapkan tahap pelaporan diri siswa yang lolos seleksi PPDB zona zonasi berakhir pada Selasa siang dan dilanjutkan PPDB tahap akhir apabila terdapat sisa kuota di sekolah dengan hanya diperuntukkan bagi calon siswa beridentitias diri asal Jakarta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta -Dinas Pendidikan DKI Jakarta menerbitkan petunjuk Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB DKI tahun 2020/2021dari jalur Zonasi Bina Rukun Warga.

PPDB DKI dari jalur Bina RW ini mulai dibuka pada pukul 00.01-16.00 Sabtu dinihari, 4 Julii 2020.

Regulasi tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Ibukota Jakarta Nomor 670 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Dinas Nomor 501 Tahun 2020 tentang Penetapan Zonasi Sekolah untuk Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2020/2021.

PPDB DKI jalur Bina RW dilakukan secara daring atau online. Sekolah bakal mulai menyeleksi siswa begitu mulai pendaftaran. Pengumuman siswa yang masuk melalui jalur bina RW tersebut bakal diumumkan secara daring pukul 18.00 pada hari yang sama.

Bagi yang diterima dijadwalkan untuk lapor diri pada Senin, 6 Juli 2020, hingga pukul 16.00. "Jalur zonasi untuk Bina RW sekolah adalah proses PPDB secara daring yang disediakan untuk calon peserta didik baru yang berdomisili dalam RW yang sama dengan RW SMP/SMA pilihan," petikan Kepdisdik 670/2020.

Kuota jalur PPDB DKI Bina RW maksimal empat orang peserta per rombongan belajar. Adapun pilihan sekolah pada saat pengajuan pendaftaran secara daring jenjang SMP hanya dapat satu pilihan sekolah dan SMA hanya dapat memilih satu peminatan.

Sedangkan, seleksi calon peserta didik dari jalur Bina RW dilakukan dengan tahapan bahwa peserta didik terdata dengan RW yang sama dengan RW sekolah pilihan.

"Jika jumlah Calon Peserta Didik Baru yang berdomisili di RW yang sama dengan RW sekolah pilihan meleblhi daya tampung maka dilakukan seleksi berikutnya dengan mengurutkan usia calon peserta didik baru dari usia tertua ke usia termuda," tulis Kepdisdik tersebut.

Jika terdapat usia yang sama, maka dilakukan seleksi berikutnya dengan mengurutkan waktu mendaftar yang lebih awal. Selain itu, calon peserta didik yang diterima sementara selama proses seleksi tidak dapat mengganti pilihan sekolah.

Sedangkan, calon peserta didik yang tidak diterima di sekolah pilihan bisa mendaftar ke sekolah lain dalam RW yang sama atau di sekolah yang sama dengan peminatan yang berbeda selama jadwal masih berlangsung.

"Calon peserta didik yang diterima wajib melakukan lapor diri secara daring sesuai jadwal dan calon peserta didik baru yang diterima tetapi tidak lapor diri dapat mengikuti PPDB tahap akhir selama masih tersedia bangku kosong."


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT