Kunjungan Wisatawan Domestik ke Bali Anjlok 92,45 Persen
TEMPO.CO | 02/07/2020 02:45
Wisatawan asing tanpa menggunakan masker berjalan di Pantai Berawa, Badung, Bali, Jumat, 19 Juni 2020. Pemerintah Provinsi Bali berencana menerapkan tiga tahapan implementasi protokol kesehatan menyambut normal baru mulai 9 Juli 2020, di mana sektor pariw
Wisatawan asing tanpa menggunakan masker berjalan di Pantai Berawa, Badung, Bali, Jumat, 19 Juni 2020. Pemerintah Provinsi Bali berencana menerapkan tiga tahapan implementasi protokol kesehatan menyambut normal baru mulai 9 Juli 2020, di mana sektor pariwisata baru akan dibuka pada tahapan terakhir. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik Bali mencatat penurunan jumlah wisatawan ke Bali pada Mei 2020 hingga 88,99 persen month to month (mtm) dengan penurunan terdalam tercatat pada wisatawan domestik yakni 92,45 persen.

Kepala BPS Bali Adi Nugroho menuturkan jika dibandingkan dengan Mei tahun lalu, 10 besar negara asal wisatawan mancanegara seluruhnya juga mengalami penurunan dengan yang terdalam tercatat pada wisatawan asal Prancis dan Belanda hingga 99,99 persen.

"Secara akumulatif pada periode Januari-Mei 2020 tercatat 1.050.060 kunjungan wisman langsung ke Pulau Dewata," tuturnya, Rabu, 1 Juli 2020.

Nugroho mengungkapkan kedatangan wisatawan mancanegara langsung ke Bali pada Mei 2020 tercatat 36 kunjungan.

Jumlah tersebut turun 88,99 persen dibandingkan dengan April 2020 mtm. Namun, bila dibandingkan dengan Mei 2019 year on year (yoy) jumlah wisman turun 99,99 persen karena pada Mei 2019, kunjungan wisman mencapai 486.602 kunjungan.

Dari sisi kedatangan, wisman yang berkunjung ke Bali sebagian besar datang melalui bandara, yaitu 34 kunjungan atau 94,44 persen. Sementara itu, yang masuk melalui pelabuhan laut pada Mei 2020 hanya dua kunjungan atau 5,56 persen.

Sementara itu, wisatawan yang tercatat paling banyak berkunjung langsung ke Bali pada Mei 2020 berasal dari Spanyol yaitu 52,78 persen, Afrika Selatan 25 persen, Indonesia 11,11 persen, Prancis 2,78 persen, Belanda 2,78 persen, Bulgaria 2,78 persen, dan Rumania 2,78 persen.

Spanyol dan Afrika Selatan tercatat mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan catatan April 2020 secara month to month.

"Untuk kunjungan wisatawan Indonesia, Prancis, Belanda, Bulgaria, dan Romania menunjukkan penurunan signifikan," katanya.

BISNIS


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT