Bos Garuda Indonesia: Saya Pengagum Nadiem Makarim
TEMPO.CO | 08/06/2020 21:46
Irfan Setiaputra. facebook.com
Irfan Setiaputra. facebook.com

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Irfan Setiaputra, mengaku sebagai pengagum dari mantan bos Gojek, Nadiem Makarim. Sebab di tangan Nadiem, lahirlah produk Gosend, layanan antar barang dalam waktu singkat.

"Saya pengagumnya dari dulu," kata Irfan dalam acara Ngobrol Bareng Tempo yang disiarkan live di Instagram @Tempodotco, Senin malam, 8 Juni 2020.

Sekitar lima tahun lalu, Irfan bercerita, ia harus meluangkan waktu atau meminta sopirnya mengirimkan barang ke orang lain. Tapi kini, Irfan tinggal mengirim barang via Gosend.

Inilah yang kemudian menjadi salah satu inspirasi bagi irfan dan rekannya di Garuda Indonesia mengembangkan aplikasi KirimAja di Google Playstore. Aplikasi pengiriman barang ini dikembangkan Garuda Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Terlebih belakangan ini Garuda kehilangan banyak penumpang seiring penerapan pembatasan sosial berskala besar. Pendapatan perusahaan pun seret.

Oleh karena itu, salah satu pilihan perusahaan adalah mendorong kargo untuk bisa menutupi kekurangan penerimaan. Irfan mengakui bisnis kargo belum bisa menjadi tulang punggung perusahaan di tengah kondisi saat ini. Tapi setidaknya, bisnis ini sudah tumbuh lebih dari 100 persen dibandingkan situasi normal.

Saat ini, kata dia, kebutuhan kargo sedang meningkat. Beberapa waktu lalu misalnya, Garuda membantu beberapa pengusaha di Bali mengirim hasil budidaya ikan mereka langsung ke Cina. Bisnis ini diperkirakan terus meningkat setelah otoritas mengizinkan barang kargo ditempatkan di atas kursi penumpang.

Maka untuk mengembangkan sektor bisnis kargo ini, diluncurkanlah aplikasi KirimAja beberapa waktu lalu. Irfan ingin aplikasi ini bisa menumbuhkan kebiasaan baru dalam mengirim barang. Terlebih, maskapai Garuda Indonesia dan Citilink ada di semua lokasi di seluruh penjuru Tanah Air.

Ia bahkan punya angan-angan, misalnya orang bisa dengan mudah mendapatkan makanan Gudeg Yu Djum yang terletak di Kota Yogyakarta. "Pagi dipesan, sore sudah bisa diterima," kata dia.

Beberapa waktu lalu, Tempo juga sudah mencoba menginstal aplikasi KirimAja milik Garuda Indonesia ini. Hari ini, iklan pun masuk ke email dengan kalimat iklan "kami dapat menjangkau 70 destinasi penerbangan dan 7.000 kecamatan di seluruh Indonesia."


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT