Genjot Penjualan, Apple Tambah Produk yang Bisa Dicicil 12 Bulan
TEMPO.CO | 07/06/2020 09:57
Ilustrasi Apple. Kredit: Reuters
Ilustrasi Apple. Kredit: Reuters

TEMPO.CO, Jakarta - Untuk mendorong penjualan yang rontok akibat pandemi Corona, Apple Inc tengah mempersiapkan layanan baru bagi para pengguna kartu kredit Apple Card. Seperti dilansir Bloomberg Ahad, 7 Juni 2020, Apple akan menawarkan skema cicilan tanpa bunga selama 12 bulan untuk iPad, Mac, Apple Pencil, keyboard iPad, serta monitor Mac XDR Display.

Layanan ini merupakan perluasan dari skema serupa yang diterapkan untuk iPhone pada tahun lalu, yang menawarkan cicilan tanpa bunga selama 24 bulan. 

Sementara itu, layanan yang sama dengan tenor 6 bulan diberikan untuk transaksi pembelian AirPod, Apple TV, dan HomePod.Sumber Bloomberg yang tidak disebutkan identitasnya menyatakan layanan kredit dengan cicilan tanpa bunga ini akan diluncurkan dalam beberapa pekan ke depan. Transaksi bakal dilakukan melalui kategori Apple Card di aplikasi Wallet yang ada di iPhone dan tagihannya langsung masuk ke tagihan bulanan Apple Card pembeli.

Namun, terkait hal ini, Juru Bicara Apple menolak untuk berkomentar.

Selain diharapkan mampu mengerek penjualan yang lesu selama beberapa bulan terakhir sejak pandemi, skema ini juga disusun untuk mendorong jumlah pengguna Apple Card. Sebelumnya, CEO Apple Tim Cook telah mengungkapkan pihaknya akan meluncurkan layanan pembayaran baru untuk produk selain iPhone, tapi tidak menyebutkan detailnya.

Pendapatan Apple hanya naik 1 persen secara year-on-year (yoy) pada kuartal kedua 2020. Pendapatan Apple hanya naik menjadi US$ 58,3 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$ 53 miliar.

Cook menyampaikan, periode akhir Maret dan awal April 2020 dunia bisnis sangat tertekan. Namun, Apple tidak memberikan proyeksi untuk periode berikutnya, sesuatu yang tidak pernah dilakukan selama lebih dari 10 tahun terakhir.

Pada Januari 2020, perusahaan yang berbasis di Cupertino, California, AS itu memproyeksi penjualan dapat menyentuh US$ 63 - 67 miliar. Namun, setelah pandemi Covid-19 mulai merebak, Apple menarik proyeksi tersebut pada Februari 2020.

BISNIS


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT