Tangkap Nurhadi dan Menantunya, KPK Gandeng Polri
TEMPO.CO | 02/06/2020 01:46
Sekretaris Mahkamah Agung RI, Nurhadi Abdurrachman (kanan) saat tiba untuk menjalani pemeriksaan setelah mangkir dari panggilan diperiksa, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa, 6 November 2018. Pemeriksaan hari ini merupakan panggilan k
Sekretaris Mahkamah Agung RI, Nurhadi Abdurrachman (kanan) saat tiba untuk menjalani pemeriksaan setelah mangkir dari panggilan diperiksa, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa, 6 November 2018. Pemeriksaan hari ini merupakan panggilan kedua bagi Nurhadi. Sebelumnya dia mangkir saat dijadwalkan pemeriksaan pada 29 Oktober 2018. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiono, Senin, 1 Juni 2020.

Seorang penegak hukum di KPK mengatakan bahwa Nurhadi dan menantunya ditangkap di sebuah rumah di daerah Simprug, Jakarta Selatan. Ia menyebut penangkapan kedua buron KPK itu dilakukan dengan bantuan Polri. 

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango membenarkan penangkapan ini. "Terima kasih dan penghargaan kepada rekan-rekan penyidik dan unit terkait lainnya yang terus bekerja sampai berhasil menangkap NHD dan menantunya RH," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango melalui pesan singkat, Selasa, 2 Juni 2020.

KPK menetapkapkan Nurhadi dan menantunya sebagai tersangka suap dan gratifikasi untuk memainkan sejumlah perkara di Mahkamah Agung sejak 6 Desember 2019. Keduanya dituding menerima suap berupa 9 lembar cek dari PT Multicon Indrajaya Terminal dan duit Rp 46 miliar. Selain mereka, KPK juga menjerat Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto dengan pasal pemberi suap. Ketiganya lalu menjadi buron.

Sebelum tertangkap, Tim KPK memburu Nurhadi dan dua tersangka lain di sejumlah daerah. Lembaga antirasuah bahkan sempat memburu Nurhadi hingga ke Tulungagung, rumah mertua Nurhadi di Jalan Ade Irma Suryani nomor 10A RT 01 RW 04 Kelurahan Sembug, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Februari 2020.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT