Jokowi Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Daring
TEMPO.CO | 01/06/2020 08:22
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau salah satu pusat perbelanjaan, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 26 Mei 2020. Kehadiran Presiden itu untuk meninjau persiapan prosedur pengoperasian mal yang berada di w
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau salah satu pusat perbelanjaan, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 26 Mei 2020. Kehadiran Presiden itu untuk meninjau persiapan prosedur pengoperasian mal yang berada di wilayah zona hijau, wabah COVID-19. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melaksanakan upacara Hari Lahir Pancasila secara daring dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 1 Juni 2020. 

Hari Lahir Pancasila menjadi libur nasional di bawah keputusan pemerintahan Jokowi. Pada 2016, Jokowi meneken Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 tentang hari hari lahir Pancasila sebagai libur nasional.

Dari pantauan Tempo lewat siaran langsung yang disiarkan di akun YouTube resmi Sekretariat Presiden, upacara digelar lewat video conference oleh beberapa pejabat negara. Seluruh pejabat yang diundang nampak mengenakan jas rapi dan berdiri di tempatnya masing-masing.

Upacara dibuka dengan mendengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo membacakan Pancasila. Adapun pembacaan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, dibacakan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani.

Nampak upacara juga diikuti oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila sekaligus Presiden Indonesia ke kelima Megawati Soekarnoputri, hingga seluruh menteri di jajaran Kabinet Indonesia Maju.

Dalam amanatnya, Jokowi menyampaikan pesan bahwa beratnya situasi saat ini. Pandemi Covid-19 yang menyerang Indonesia dan negara-negara lain di dunia, membuat kerja keras harus dilewati seluruh bangsa. Ia mengatakan hal ini yang menguji daya juang, kedisiplinan, kepatuhan, dab ketenangan Indonesia dalam mengambil langkah kebijakan yang tepat.

"Dalam menghadapi semua ujian tersebut, kita bersyukur Pancasila tetap menjadi bintang penjuru, untuk menggerakkan kita semua," kata Jokowi. Upacara ditutup dengan nyanyian Lagu Garuda Pancasila.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT