PP Muhammadiyah Berang Dicatut Pengancam Panitia Diskusi FH UGM
TEMPO.CO | 30/05/2020 15:27
Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. Antaranews.com
Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. Antaranews.com

TEMPO.CO, Jakarta - PP Muhammadiyah tidak terima namanya dicatut oleh pelaku yang mengancam panitia diskusi mahasiswa Constitutional Law Society (CLS) FH UGM (Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada).

PP Muhammadiyah menyatakan akan turut menelusuri orang yang mengirim pesan ancaman terhadap panitia diskusi dengan mengaku sebagai pengurus Muhammadiyah Klaten.

Muhammadiyah pun menyatakan tidak tahu-menahu soal seminar mahasiswa FH UGM.

"Saya menduga orang tersebut oknum yang hanya menebar teror dan mengadu domba Muhammadiyah dengan pihak lain," ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti lewat keterangannya hari ini, Sabtu, 30 Mei 2020.

Organisasi pusat Muhammadiyah tersebut meminta Kepolisian melacak pemilik nomor telepon selular yang mengancam panitia diskusi mahasiswa FH UGM.

"Kalau ada oknum yang mengatasnamakan Muhammadiyah jelas bukan atas persetujuan dan sepengetahuan kami," kata Abdul Mu'ti.

Sejumlah mahasiswa FH UGM yang tergabung dalam CLS mengadakan diskusi online via Zoom meeting berjudul 'Persoalan Pemecatan Presiden di Tengah Pandemi Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan' pada Jumat, 30 Mei 2020.

Diskusi dbatalkan karena panitia dan narasumber diretas nomor ponselnya dan diintimidasi. 

Melalui akun Instagram @clsfhugm, panitia mengklarifikasi tuduhan makar yang disematkan akibat judul diskusi tersebut. Panitia menjelaskan bahwa diskusi hanya ingin membahas mekanisme serta sejarah pemberhentian presiden dan/atau wakil presiden di tengah masa jabatannya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT