New Normal, Ini Ketentuan Operasional Mal hingga Tempat Hiburan
TEMPO.CO | 30/05/2020 08:18
Pengunjung berbelanja kebutuhan pokok di Hypermart Mall Ciputra Cibubur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 22 Mei 2020. Pusat perbelanjaan ini terlihat sepi sejak Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Pengunjung berbelanja kebutuhan pokok di Hypermart Mall Ciputra Cibubur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 22 Mei 2020. Pusat perbelanjaan ini terlihat sepi sejak Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat diperpanjang secara proporsional sampai 29 Mei 2020 mendatang. Tempo/Bintari Rahmanita

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerbitkan ketentuan mengenai standar operasional di sektor perdagangan pada masa kenormalan baru (new normal). Hal itu tertuang dalam  Surat Edaran (SE) No.12/2020 tentang Pemulihan Aktivitas Perdagangan Yang Dilakukan Pada Masa Pandemic Corona Virus Disease (Covid-19) dan New Normal.

Dalam SE tersebut dijelaskan bahwa ketentuan itu mengacu pada arahan Presiden Republik Indonesia terkait dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam penanganan Covid-19 serta menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi barang dan jasa kebutuhan masyarakat.

Selain itu, mengutip pada SE No.12 tahun 2020, disebutkan bahwa perlu ditetapkan pemulihan aktivitas perdagangan yang dilakukan pada masa pandemi Covid-19 dan normal baru (new normal).

“Surat edaran ini bertujuan untuk mengatur penyelenggaraan kegiatan perdagangan dalam rangka menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi barang dan jasa kebutuhan masyarakat selama masa darurat bencana nonalam Covid-19,” sesuai dengan isi SE No.12 tahun 2020 yang dikutip Bisnis, Jumat, 29 Mei 2020.

Selain itu, SE ini bertujuan untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi penyelenggara kegiatan perdagangan guna memutus mata rantai penularan Covid-19.

Adapun untuk ruang lingkup dari edaran ini mengacu pada tempat-tempat kegiatan perdagangan yang menyelenggarakan transaksi perdagangan untuk bahan pokok dan barang penting, kebutuhan pangan, bahan bakar minyak, gas, dan energi.

Kemudian, untuk fasilitas pelayanan kesehatan atau fasilitas lain dalam rangka pemenuhan pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan pariwisata.

Berikut fasilitas pelayanan pariwisata yang menjadi ruang lingkup edaran ini: 

  1. Pasar rakyat
  2. Toko swalayan (minimarket, supermarket, hypermarket, department store).
  3. Restoran, Rumah makan, Warung Makan, Kafe.
  4. Toko obat/farmasi dan alat kesehatan
  5. Mal atau pusat perbelanjaan
  6. Restoran di rest Area
  7. Salon/Spa, Tempat Hiburan dan Pariwisata
  8. Tempat Hiburan seperti kebun binatang, museum, dan galeri seni.

REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT