Begini Jakarta Barat Isolasi Warga Mudik yang Kembali ke Jakarta
TEMPO.CO | 26/05/2020 21:13
Ilustrasi pemudik di Stasiun Senen, Jakarta. REUTERS/Darren Whiteside
Ilustrasi pemudik di Stasiun Senen, Jakarta. REUTERS/Darren Whiteside

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Barat memfungsikan Masjid KH Hasyim Asy'ari atau Masjid Raya Jakarta, Cengkareng, Jakarta Barat sebagai lokasi isolasi bagi para warga mudik yang kembali ke DKI Jakarta.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Kristy Warthini, sebagai langkah serius mereka dalam pencegahan Covid-19 di masa migrasi besar seperti mudik Lebaran

"Kan enggak boleh mudik, tapi mereka tetap mudik. Ya sudah, kita taruh mereka di situ, isolasi dulu 14 hari," ujar Kristy di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2020.

Kristy menyebut masjid tersebut menjadi tempat karantina pemudik yang bertempat tinggal di kawasan Jakarta Barat.

Masjid tersebut dikhususkan untuk menampung sebanyak 100 orang.

Para pemudik yang ditampung masuk ke masjid merupakan hasil penyekatan wilayah antara Dinas Perhubungan dan penegak hukum lainnya seperti Satuan Polisi Pamong Praja, dan anggota Polri-TNI.

Pemkot Jakarta Barat telah memfasilitasi masjid tersebut untuk isolasi diri para pemudik, namun tidak menyiapkan makanan siap saji bagi mereka. "(Untuk) makan, mandiri, ya mereka," ujar dia.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT