Idul Fitri 2020, Ini Pesan Anies Baswedan Bagi Tenaga Medis
TEMPO.CO | 24/05/2020 05:50
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau kesiapan lokasi isolasi sementara penanganan Covid-19 di Gedung Balai Latihan Kesenian Tanah Abang, Jakarta Pusat, Ahad, 17 Mei 2020. Gedung tersebut akan digunakan sebagai tempat isolasi sementara bagi warga y
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau kesiapan lokasi isolasi sementara penanganan Covid-19 di Gedung Balai Latihan Kesenian Tanah Abang, Jakarta Pusat, Ahad, 17 Mei 2020. Gedung tersebut akan digunakan sebagai tempat isolasi sementara bagi warga yang hasil tes cepatnya (rapid test) reaktif. ANTARA/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi apresiasi kepada para tenaga medis saat Idul Fitri 1441 Hijriah. Sebab saat ini mereka menjadi garda terdepan di tengah pandemi Corona.

"Kali ini kita berikan apresiasi kepada semua tenaga kesehatan yang telah bekerja tanpa kenal lelah menyelamatkan saudara-saudara kita yang terpapar virus. Kita sampaikan apresiasi dan terima kasih yang tak terhingga," kata Anies dalam video pesan Idul Fitri 1441H bagi warga Jakarta yang diunggahnya melalui Instagram resminya @aniesbaswedan, Sabtu, 23 Mei 2020.

Dalam video itu, Anies mengucapkan terima kasih karena para tenaga medis karena telah memberikan pelayanan yang baik bagi para pasien Corona. "Anda (tenaga medis) telah menjadi pertahanan kita yang memastikan bahwa setiap orang yang diantar ke rumah sakit akan bisa kembali ke keluarganya, berkumpul dengan keluarganya," ujar Anies.

Selain menyampaikan apresiasi bagi tenaga medis, mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini juga mengingatkan masyarakat agar tetap merayakan Idul Fitri 2020 dengan tetap di rumah saja.

"Idul Fitri, Lebaran biasanya jadi momen berkumpul memperkuat ikatan silahturahmi. Tahun ini berbeda karena adanya pandemi membuat kita tidak bisa bertemu secara fisik. Kita harus menahan diri di rumah. Tujuannya, agar kita bisa menjadi generasi penerus sejarah umat manusia," kata Anies.

Selain itu, Gubernur DKI Jakarta turut berpesan bagi masyarakat agar tetap mengumandangkan takbir meski tetap berada di rumah.

"Di penghujung bulan suci Ramadhan kita biasa menyaksikan takbir keliling. Takbiran yang mewarnai ibu kota, tahun ini takbir itu tetap menggema. Tapi takbir itu tidak bergaung di jalan-jalan, tapi takbir itu kini bergaung di tiap-tiap rumah, di tiap ruang-ruang di rumah. Di rumahku, takbirku," kata Anies Baswedan.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT