Kasus Corona DKI Belum Landai, Pasien Positif Masih Bertambah
TEMPO.CO | 23/05/2020 18:00
Petugas medis melayani rapid test di Pasar Modern Luwes Gading, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat, 22 Mei 2020. Pemerintah Kota Solo menyiapkan 500 rapid test untuk digunakan di pasar tradisional dan mal yang menjadi pusat keramaian. Foto: Bram Selo Agung Mar
Petugas medis melayani rapid test di Pasar Modern Luwes Gading, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat, 22 Mei 2020. Pemerintah Kota Solo menyiapkan 500 rapid test untuk digunakan di pasar tradisional dan mal yang menjadi pusat keramaian. Foto: Bram Selo Agung Mardika

TEMPO.CO, Jakarta - Pasien positif corona terus meningkat di Jakarta. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menerangkan ada 6.443 orang positif per 23 Mei 2020. Angka ini meningkat 127 ketimbang satu hari sebelumnya, yakni sebanyak 6.316 orang.

"Sebanyak 1.587 orang dinyatakan telah sembuh dari total 6.443 orang positif dengan jumlah pasien meninggal sebanyak 504 orang," kata Ani dalam keterangan tertulis, Sabtu, 23 Mei 2020.

Begitu juga dengan angka pasien Corona yang sembuh masih mengalami peningkatan. Dalam rentang satu hari, jumlahnya naik 29 orang dari 1.558 menjadi 1.587 per Sabtu ini.

Sementara pasien Corona yang meninggal hanya bertambah tiga orang. Pada 22 Mei tercatat pasien meninggal mencapai 501 orang. Kini angkanya berubah menjadi 504 orang.

Dinas Kesehatan DKI, Ani menuturkan, mencatat ada 14.112 jiwa sebagai orang tanpa gejala (OTG), 11.587 orang dalam pemantauan (ODP), dan 8.249 pasien dalam pengawasan (PDP).

Dia melanjutkan, Pemerintah DKI telah membangun laboratorium satelit Covid-19 yang berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan sejak 9 April 2020. Pemerintah DKI juga membangun jejaring dengan 36 laboratorium yang mengecek spesimen Covid-19.

"Secara kumulatif, pemeriksaan PCR telah dilakukan di DKI Jakarta sampai dengan 22 Mei 2020 sebanyak 123.136 sampel," tutur dia.

LANI DIANA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT