Pemprov DKI Sebut Warga Patuh untuk Salat Idul Fitri di Rumah
TEMPO.CO | 23/05/2020 12:59
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat halalbihalal dengan warga usai Salat Idul Fitri di Balai Kota, Rabu pagi, 5 Juni 2019. TEMPO/Lani Diana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat halalbihalal dengan warga usai Salat Idul Fitri di Balai Kota, Rabu pagi, 5 Juni 2019. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat mengatakan belum menerima informasi adanya warga yang akan menggelar salat berjamaah Idul Fitri pada Minggu, 24 Mei 2020. Menurut dia, sebagian besar telah mematuhi imbauan pemerintah untuk menggelar salat Idul Fitri di rumah untuk mencegah penularan virus corona.

"Sampai saat ini belum ada informasi ada warga yang mau menggelar salat Idul Fitri di Masjid atau lapangan," kata Hendra melalui pesan singkat,

Hendra menuturkan pemerintah juga terus melakukan sosialisasi agar warga tidak menggelar salat Idul Fitri berjamaah di Masjid atau lapangan. Selain itu, tausiah dari ulama Majelis Ulama Indonesia dan seruan bersama MUI dan Dewaan Masjid Indonesia juga telah disebar luaskan.

"Teman-teman aparat di wilayah mulai lurah, camat, wali kota dan seluruh stakeholder terkait lainnya juga ikut membantu imbauan pemerintah," ujarnya.

Selain itu, ia berharap warga Ibu Kota bisa mematuhi kebijakan pemerintah terkait dengan pembatasan sosial berskala besar untuk mencegah penularan virus. "Yang dilakukan pemerintah saat ini demi kebaikan, kesehatan dan keselamatan bersama."

Hendra juga berharap masyarakat bisa memahami kebijakan pemerintah dan mematuhi aturan yang berlaku. "Jadi kami berharap patuhi kebijakan ini agar penularan virus corona bisa dihentikan," ujarnya.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT