2 Tenaga Medis Ditembak di Papua, Polisi Siapkan Evakuasi
TEMPO.CO | 23/05/2020 09:25
Ilustrasi penembakan. annahar.com
Ilustrasi penembakan. annahar.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Papua tengah mempersiapkan evakuasi terhadap dua tenaga medis, Almalek Bagau dan Eunico Somou, di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Kedunya menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan kelompok bersenjata.

"Lagi dipersiapkan (evakuasi)," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisan Daerah Papua Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal melalui pesan teks pada hari ini, Sabtu, 23 Mei 2020.

Kamal menuturkan, keduanya akan dibawa dari lokasi penembakan ke rumah sakit setempat yang memiliki fasilitas mumpuni.

Almalek dan Eunico adalah warga Intan Jaya sekaligus anggota Gugus Tugas Percapatan Penanganan Covid-19 di kabupaten itu.

Pada Jumat lalu, 22 Mei 2020, Almalek dan Eunico ditembak saat akan mengantar obat untuk pasien Covid-19. Eunico meninggal akibat luka tembak, sedangkan Almalek kritis dan tengah dirawat di Pastoral Wandai.

Juru bicara OPM (Organisasi Papua Merdeka) Sebby Sambo telah membantah bahwa kelompoknya yang menembak Almalek Bagau dan Eunico Somou di Kabupaten Intan.

"Kami garisbawahi bahwa yang menembak dua tenaga medis di Intan Jaya adalah anggota TNI-Polri, mereka pelakunya," ujar Sebby melalui pesan teks pada hari ini, Sabtu, 23 Mei 2020.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT