Sebulan Larangan Mudik, Polda Metro Halau Balik 25.691 Kendaraan
TEMPO.CO | 23/05/2020 04:24
Petugas kepolisian mengarahkan calon pemudik yang terjaring razia penyekatan di Pintu Tol Cikarang Barat, Bekasi, Kamis, 21 Mei 2020. Larangan mudik bagi warga Jakarta dimulai sejak 24 April 2020 lalu. ANTARA/Nova Wahyudi
Petugas kepolisian mengarahkan calon pemudik yang terjaring razia penyekatan di Pintu Tol Cikarang Barat, Bekasi, Kamis, 21 Mei 2020. Larangan mudik bagi warga Jakarta dimulai sejak 24 April 2020 lalu. ANTARA/Nova Wahyudi

TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memutar balik 25.691 kendaraan yang berupaya mudik keluar Jadetabek meski pemerintah masih memberlakukan kebijakan larangan mudik.

Angka penegakan aturan larangan mudik tersebut diperoleh berdasarkan hasil penindakan petugas dalam Operasi Ketupat Jaya 2020 terhitung sejak 24 April-21 Mei 2020.

"Sejak hari pertama diberlakukan Operasi Ketupat Jaya, total ada 25.691 kendaraan yang ditindak dengan diputar balik kembali ke Jadetabek," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi, Jumat, 22 Mei 2020.

Berdasarkan data petugas, penindakan larangan mudik terbanyak dilakukan di Pintu Tol Cikarang Barat dengan 10.715 kendaraan yang diputar balik.

Sedangkan lokasi terbanyak kedua adalah jalur arteri keluar Jadetabek dengan 10.072 kendaraan yang ditindak dengan cara diputarbalik ke Jadetabek.

Kemudian titik terbanyak ketiga adalah Pintu Tol Bitung/Cikupa dengan data penindakan sebanyak 4.904 kendaraan.

Berdasarkan data yang dihimpun petugas pelanggaran terbanyak didominasi oleh kendaraan  pribadi baik roda dua dan roda empat.

Kendaraan umum maupun travel gelap juga tidak luput dari pengawasan petugas dan jumlahnya juga semakin meningkat menjelang lebaran.

"Kita juga tindak ratusan travel gelap yang coba membawa pemudik selama penyekatan," katanya.

Pada Kamis 21 Mei 2020 petugas Polda Metro Jaya menindak sebanyak 94 kendaraan terdiri dari 2 unit bus, 17 unit minibus ELF, dan 75 unit mobil pribadi, dan pemudik yang berhasil dicegah sebanyak 546 orang.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT