KPK Periksa Dua Orang yang Bertemu Nurhadi
TEMPO.CO | 21/05/2020 16:40
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi Abdurrachman (kiri) berjalan memasuki Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa, 6 November 2018. KPK juga telah memeriksa Nurhadi beberapa kali dalam proses penyidikan Edy Nasution. ANTARA
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi Abdurrachman (kiri) berjalan memasuki Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa, 6 November 2018. KPK juga telah memeriksa Nurhadi beberapa kali dalam proses penyidikan Edy Nasution. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) memeriksa dua orang perihal pertemuan mereka dengan tersangka suap Nurhadi, yang juga bekas Sekretaris Mahkamah Agung.

Kedua saksi itu adalah pegawai swasta, yakni Soepriyo Waskito Adi dan David Muljono.

Pemeriksaan dilakukan kemarin, Rabu, 20 Mei 2020, di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur di Kota Surabaya.

"Penyidik KPK mengonfirmasi pertemuan dan komunikasi yang pernah dilakukan dengan tersangka NHD," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis di Jakarta hari ini, Kamis, 21 Mei 2020, seperti dikutip Antara.

Ali Fikri menuturkan bahwa penyidik KPK juga memeriksa mereka mengenai aset-aset tersangka Nurhadi.

KPK menetapkan status tersangka terhadap Nurhadi bersama menantunya, Rezky Herbiyono, dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto pada 16 Desember 2019.

Nurhadi dan Rezky dituduh menerima suap dan gratifikasi Rp 46 miliar untuk mengurus sejumlah perkara di MA pada 2011-2016. Sedangkan Hiendra adalah tersangka pemberi suap.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT