Pasar Malam Cengkareng Ramai, Lalu Lintas Macet
TEMPO.CO | 20/05/2020 21:21
Situasi pasar malam Cengkareng padat pedagang pakaian dan makanan, yang menyebabkan kemacetan lalu lintas di kawasan Taman Palm, Cengkareng, Jakatta Barat, Rabu, 20 Mei 2020. ANTARA/Devi Nindy
Situasi pasar malam Cengkareng padat pedagang pakaian dan makanan, yang menyebabkan kemacetan lalu lintas di kawasan Taman Palm, Cengkareng, Jakatta Barat, Rabu, 20 Mei 2020. ANTARA/Devi Nindy

TEMPO.CO, Jakarta - Pasar malam di kawasan Taman Palm Cengkareng, Jakarta Barat, mendadak ramai dengan pedagang dan pembeli menjelang lebaran. Keberadaan pasar malam tersebut membuat arus lalu lintas di sekitarnya macet, sebab lapak para pedagang menutupi sebagian badan jalan, Rabu, 20 Mei 2020.

Sementara itu, empat ruas jalur yang ada, kini hanya bisa dilewati dua jalur saja.
Tak hanya itu, kerumunan pasar malam tersebut juga tak mengindahkan protokol kesehatan dan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), terlihat dari beberapa orang yang enggan memakai masker, dan tak menyediakan sanitasi tangan.

Salah seorang pengendara motor di sekitar kawasan tersebut menyebut pasar kaget itu ramai sejak sebelum puasa Ramadan. "Sudah dari sebelum lebaran," ujar pengendara motor Tirta, 25 tahun.

Dia mengatakan, sebelumnya pedagang pasar malam itu hanya memakan satu ruas jalur untuk berjualan. Namun menjelang lebaran, kondisinya makin ramai seiring pedagang yang ingin mencari keuntungan sebelum Hari Raya Idul Fitri."Ada penjual makanan dan pakaian," kata dia.

Di sisi lain, seorang pedagang di pasar malam Cengkareng, Diding, 43 tahun, mengatakan situasi tersebut tak lepas dari tekanan kebutuhan ekonomi semenjak pandemi Covid-19.

Dia mengatakan tak ada jalan lain selain berdagang untuk mencukupi kebutuhan makan keluarganya. "Pendapatan saya merosot tajam," ujar dia. Diding mengharapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dispensasi bagi pedagang untuk dapat berdagang hingga waktu lebaran.

Sementara itu, sejumlah wilayah di Jakarta Barat diramaikan adanya pasar malam yang tak mengindahkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti di Pasar Pecah Kulit Tamansari, Selasa malam, 19 Mei 2020.

Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Barat akan memanggil pengelola Pasar Malam Pecak Kulit, Pinangsia, Taman Sari, untuk dimintai klarifikasi atas keramaian yang berlangsung Selasa malam. "Sudah saya teruskan ke Komandan Satpol PP Kecamatan Taman Sari agar besok dipanggil pengelolanya dan dilaporkan ke Pak Camat," kata Kasatpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT