Petugas Karantina Satu RW yang Warganya Berstatus ODP di Tambora
TEMPO.CO | 12/05/2020 05:58
Suasana RW 07 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat lengang akibat karantina wilayah, Senin, 11 Mei 2020. Foto: Antara
Suasana RW 07 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat lengang akibat karantina wilayah, Senin, 11 Mei 2020. Foto: Antara

TEMPO.CO, Jakarta - Petugas melakukan karantina terhadap wilayah RW 07 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat. Langkah itu dilakukan karena adanya penyebaran virus Corona dari tiga warga yang positif Corona.

Camat Tambora, Bambang Sutama, mengatakan upaya karantina dilakukan agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas. Sebab di sisi lain ada 28 jamaah musala  Baitul Muslimin di kawasan tersebut yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

"Minggu, 10 Mei 2020 kami juga lakukan penyemprotan disinfektan massal di lingkungan tersebut," ujar Bambang di Jakarta, Senin, 11 Mei 2020. Ia mengatakan puluhan jamaah musala yang telah berinteraksi dengan Ketua RW yang terdeteksi positif Corona diajukan untuk langsung melakukan tes swab.

Petugas kecamatan juga mendatangkan unsur dari TNI, polisi, dan tenaga medis ke wilayah tersebut untuk mengambil tes swab warga yang terindikasi terpapar. Sebanyak 28 jamaah musala berstatus orang dalam pengawasan (ODP) dibawa ke Puskesmas Tambora untuk menjalani tes swab.

Sedangkan dua orang lain yang merupakan keluarga dari pasien positif Corona sudah dibawa ke Rumah Sakit Tarakan. "Jadi sampai tiga hari ke depan kami masih tunggu hasil tes usap dari 28 warga kami di RW 07, Jembatan Besi," ujar Bambang.

Selama menunggu hasil tes swab keluar, petugas akan mengkarantina kawasan RW 07 Jembatan Besi. Karantina wilayah akan dilonggarkan jika hasil tes menunjukkan negatif.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT