Buruh Bangunan Tersangka Perampokan, Terdesak Anak Minta Uang
TEMPO.CO | 09/05/2020 00:12
Ilustrasi pencurian atau pembobolan rumah. shutterstock.com
Ilustrasi pencurian atau pembobolan rumah. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Masalah ekonomi menjadi alasan HO (42) seorang buruh bangunan nekat mencoba melakukan perampokan di perumahan Citra 2 Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres Jakarta Barat AKP Syafri Wasdar mengatakan, dari hasil penyidikan HO terpaksa merampok karena anak pelaku mendesak meminta uang. "Atas desakan ekonomi tersebut pelaku akhirnya melakukan percobaan perampokan," ujar Syafri di Jakarta, Jumat 8 Mei 2020.

Sebelumnya, Polsek Kalideres Jakarta Barat membekuk pelaku percobaan perampokan bermodus mematikan lampu di perumahan Citra 2 Pegadungan, Kalideres. 

Kapolsek Kalideres Jakarta Barat Kompol Indra Maulana mengatakan, pelaku percobaan pencurian itu ditemukan lewat pencocokan sidik jari dan melibatkan anjing pelacak saat proses olah tempat kejadian perkara.

"Setelah mendapatkan hasil sidik jari di tembok yang dilewati pelaku saat kabur, kemudian kami mencocokkan dengan pekerja bangunan yang sedang merenovasi tepat di sebelah rumah korban," ujar Indra di Jakarta, Jumat.

Indra mengatakan, hasil jari yang ditemukan tersebut mirip dengan salah satu pekerja bangunan tersebut, yakni HO.

Kurang dari 24 jam, HO yang bekerja sebagai buruh harian lepas ditangkap untuk dimintai keterangan soal sidik jarinya. 

Percobaan perampokan HO dilakukan dengan modus mematikan listrik dari miniatur circuit breaker (MCB) rumah sasarannya. 

Perampokan itu gagal karena HO dipergoki pemilik rumah. Dalam duel dengan pemilik rumah, HO melukainya saat mereka saling berebut benda tajam. Buruh bangunan itu dikenakan pasal 53 junto 365 KUHP dan atau pasal 351 KUHP.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT