Pemkot Bekasi Klaim 130 Ribu Paket Bansos Diterima Warga Miskin
TEMPO.CO | 04/05/2020 03:47
Caption foto:

Distribusi bantuan sembako dari Kementerian Sosial. Foto : Kemensos
Caption foto: Distribusi bantuan sembako dari Kementerian Sosial. Foto : Kemensos

TEMPO.CO, Bekasi -Pemerintah Kota Bekasi mengklaim telah menyalurkan sebanyak 130 ribu paket bantuan sosial atau bansos berupa sembako kepada masyarakat miskin di wilayah setempat. Bantuan dari pemerintah daerah senilai tak lebih dari Rp 200 ribu.

"Sisa 20 ribu lagi menunggu mi instan dan minyak dari penyedia," kata Ketua Tim Pengendalian Bansos Covid-19 Kota Bekasi, Tauufik Hidayat, Minggu, 3 Mei 2020.

Menurut dia, penerima bansos dari Pemkot Bekasi adalah masyarakat miskin baru yang terdampak pendemi virus corona. Mereka tidak masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang ditanggung oleh Kementerian Sosial.

Bansos Pemkot Bekasi berisi beras lima kilogram, minyak goreng satu liter, mi instan lima, sarden, kecap, saos, dan jahe instan. Setiap penerima bansos ini, harus bersedia ditempel stiker bertuliskan "Kami adalah rumah tangga penerima bantua sosial terdampak Covid-19".

Taufik mengatakan bansos dari Kementerian Sosial juga sudah turun, bersamaan dengan pemerintah daerah sedang melakukan validasi data penerima. Ia menargetkan, validasi terhadap 106 ribu keluarga penerima bantuan itu rampung pada 10 Mei 2020.

"Dari Kemensos ada dua jenis; Kartu Sembako Rp 200 ribu/bulan selama setahun, dan bantuan presiden dengan sembako senilai Rp 600 ribu," kata Taufik.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT