Virus Corona, Australia Rencana Buat Paket Dana Bantuan
TEMPO.CO | 09/04/2020 10:30
Pengunjung membawa papan selancar saat menikmati hari yang cerah di pantai Bondi meskipun meluasnya wabah pandemik virus corona atau COVID-19 di Sydney, Australia, 20 Maret 2020. REUTERS/Loren Elliott
Pengunjung membawa papan selancar saat menikmati hari yang cerah di pantai Bondi meskipun meluasnya wabah pandemik virus corona atau COVID-19 di Sydney, Australia, 20 Maret 2020. REUTERS/Loren Elliott

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Australia berencana memberikan uang subsidi atau semacam bantuan langsung tunai (BLT) kepada sekitar 6 juta masyarakat Negeri Kangguru itu hingga enam bulan ke depan. Ekonomi Australia melambat karena pandemik virus corona atua COVID-19.  

Dikutip dari reuters.com, menurunnya aktivitas perekonomian Australia telah menjadi sebuah ancaman. Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Maret lalu menyoroti rencana memberikan upah subsidi kepada para pegawai yang bekerja di perusahaan apapun itu, yang tempatnya bekerja mengalami penurunan pendapatan.

Scott Morrison, Perdana Menteri Australia. Sumber: Reuters/asiaone.com

Paket upah subsidi ini, yang diperkirakan menyedot biaya pemerintah A$ 130 miliar atau Rp 209 triliun, adalah bagian dari anggaran A$320 miliar yang dijanjikan pemerintah dan bank sentral Australia untuk mendukung keuangan di tengah pandemik COVID-19. Sekarang ini banyak perusahaan tutup dan pengangguran naik.  

“Ini tali penolong ekonomi terbesar yang pernah terjadi di negara ini. Kami akan melakukan apa yang harus dilakukan untuk memastikan negara kita mendapatkan sisi lain pandemik virus corona ini,” kata Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg.

Paket dana bantuan itu sudah disetujui oleh parlemen Australia, termasuk Partai Buruh yang duduk sebagai oposisi di Pemerintah. Rapat dilakukan dengan jumlah anggota parlemen lebih sedikit yang hadir dan hanya satu hari demi meminimalkan risiko penyebaran virus corona.   


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT