Singapura Kirim Alat Kesehatan Penanganan Corona untuk Indonesia
TEMPO.CO | 04/04/2020 08:22
Presiden Joko Widodo saat menerima kunjungan kehormatan Perdana Menteri Republik Singapura, Y.M. Lee Hsien Loong beserta Ny. Ho Ching di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.
Presiden Joko Widodo saat menerima kunjungan kehormatan Perdana Menteri Republik Singapura, Y.M. Lee Hsien Loong beserta Ny. Ho Ching di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Singapura kembali mengirimkan alat-alat kesehatan untuk menangani pandemi Corona di Indonesia pada Jumat, 3 April 2020. Kementerian Luar Negeri Singapura menyatakan pengiriman alat-alat itu merupakan permintaan pemerintah Indonesia.

"Menyusul diskusi antara Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Presiden Joko Widodo pada 11 Maret lalu untuk menguatkan kolaborasi melawan virus Corona," kata Kementerian Luar Negeri Singapura, dikutip dari Channel News Asia, Jumat, 3 April 2020.

Hingga saat ini Singapura telah mengirimkan 30 ribu alat tes dan lima mesin PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk mendeteksi Covid-19, sebanyak 1.050 unit alat pelindung diri (APD), 100 virus transport media (VTM), dan empat alat pemindai suhu tubuh (thermal scanner). "Alat-alat itu akan digunakan di Jakarta, Kepulauan Riau, dan Sumatera Utara."

Singapura sebelumnya mengirimkan bantuan alat kesehatan berupa 50 baju hazmat dan dua ventilator untuk Dinas Kesehatan Kota Batam, Kepulauan Riau. Bantuan itu diserahkan pada 13 Maret lalu.

Presiden Jokowi memang menyatakan telah berkomunikasi dengan Perdana Menteri Lee Hsien Loong. Jokowi mengatakan Singapura ingin membantu Indonesia dalam penanganan Corona. "Saya tidak ingat jumlahnya, tapi cukup banyak. Kalau mereka ingin bantu ya kita terima," ujar Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 16 Maret lalu.

Jumat kemarin, pemerintah Indonesia melaporkan penambahan 196 kasus Covid-19. Ini merupakan penambahan kasus harian terbesar sejak Covid-19 pertama kali diumumkan pada 2 Maret lalu. Hingga 3 April, tercatat ada 1.986 kasus positif Corona di Indonesia dengan 181 orang meninggal dan 134 orang sembuh.


BUDIARTI UTAMI PUTRI | CHANNEL NEWS ASIA | THE STRAITS TIMES

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT