Komisi VI DPR Bentuk Tim Pengawas Penanganan Virus Corona
TEMPO.CO | 04/04/2020 04:04
Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir menghadiri rapat kerja yang digelar oleh Komisi VI DPR, Senin, 2 Desember 2019, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. TEMPO/Francisca Christy Rosana
Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir menghadiri rapat kerja yang digelar oleh Komisi VI DPR, Senin, 2 Desember 2019, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. TEMPO/Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi VI DPR memutuskan untuk membentuk tim pengawas penanganan virus corona. Hal itu disampaikan saat menggelar rapat kerja secara virtual dengan Menteri BUMN Erick Thohir, Jumat 3 April 2020.

"Hasil rapat memutuskan akan dibentuk tim pengawas terhadap beberapa kementerian mitra Komisi VI DPR RI yaitu Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah," kata Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza usai rapat virtual di Jakarta, Jumat.

Faisol mengatakan, tim tersebut akan berfokus pada pengawasan realokasi dan refocussing anggaran penanganan COVID-19. Tim juga akan mengawasi regulasi dan deregulasi kementerian.

"Pengawasannya terkait dengan percepatan penanganan COVID-19 dan dampaknya terhadap sosial ekonomi masyarakat. Serta agenda langsung kementerian dalam penanganan COVID-19, korban dan penyebarannya,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini.

Faisol mengatakan, tim pengawas tersebut nanti akan diisi minimal satu anggota Komisi VI DPR dari tiap-tiap fraksi dan diketuai oleh empat Wakil Ketua Komisi VI DPR. Masing-masing Wakil Ketua Komisi VI DPR RI akan mengawasi empat kementerian terkait.

"Tim pengawas ini akan bekerja sampai dengan batas waktu berakhirnya ketentuan pandemi yang ditetapkan pemerintah," ujarnya.

Ia pun berharap tim ini bisa bersinergi dengan pemerintah dalam percepatan penanganan virus corona. “Diharapkan dengan pembentukan tim ini, sinergi DPR-pemerintah akan dapat membuat kerja penanganan pandemi COVID-19 dapat berjalan efektif," ungkap Faisol.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT