KTT G20 Sepakat Percepat Suplai Alkes ke Negara Terdampak Corona
TEMPO.CO | 27/03/2020 08:25
Aktivitas petugas berpakaian APD di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020. Pasien yang dirawat di RS ini terdiri dari 86 Pria dan 58 Wanita, sebanyak 9 pasien di antaranya dinyatakan positif corona.
Aktivitas petugas berpakaian APD di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020. Pasien yang dirawat di RS ini terdiri dari 86 Pria dan 58 Wanita, sebanyak 9 pasien di antaranya dinyatakan positif corona. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan negara yang tergabung dalam KTT G20 sepakat untuk mempercepat dan meningkatkan suplai alat-alat kesehatan ke negara-negara terdampak Corona.

Menurut dia, pandemi corona ini membuat banyak negara kekurangan alat pelindung diri untuk tenaga medis, ventilator, alat uji tes kesehatan, hingga cairan pembersih tangan (hand sanitizer).

"IMF dan World Bank mengupayakan dukungan agar perusahaan yang bisa dapatkan itu dapat prioritas sehingga suplai alat kesehatan seluruh dunia bisa dinaikkan. Indonesia memiliki kapasitas untuk suplai, termasuk hand sanitizer, dan lain-lain," kata Sri Mulyani dalam konferensi persnya di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis malam, 26 Maret 2020.

Selain itu, kata Sri, ada kesepakatan untuk saling belajar antara satu negara dengan yang lainnya mengenai apa yang sudah dilakukan dalam memerangi wabah corona.

Sri Mulyani menjelaskan pertemuan yang berlangsung secara virtual itu, para pemimpin negara G20 sepakat untuk fokus menyelamatkan nyawa manusia. Alasannya wabah corona bukan sekadar masalah kesehatan namun tragedi kemanusiaan.

"Saat ini bagaimana seluruh negara dunia mencoba kurnagi risiko pencegahan penyebaran. Itu akan berkonsekuensi pada banyak hal," ucap dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengajak para pemimpin negara KTT G20 untuk bersama-sama memenangkan dua “peperangan” yaitu melawan Corona dan pelemahan ekonomi dunia. “Pertama, kita harus kuatkan kerja sama melawan Covid-19,” kata Presiden di depan para pemimpin G20 seperti dikutip dari Siaran Pers Sekretariat Presiden.

Menurut Jokowi, G20 harus memotori solidaritas dunia dalam menangani Covid-19 dan mencegah pandemi menganggu kemitraan yang sudah dibangun bertahun-tahun. “Untuk itu, G20 harus aktif memimpin upaya menemukan anti-virus dan obat Covid-19, tentunya bersama WHO,” ucap dia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT