Setkab: Presiden Jokowi Tabah, Tetap Memikirkan Penanganan Corona
TEMPO.CO | 26/03/2020 08:32
Presiden Joko Widodo alias Jokowi (tengah) beserta rombongan menunggu mobil ambulans untuk membawa jenazah Almarhum Ibu Sudjiatmi Notomihardjo di Rumah Sakit Tentara Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Rabu, 25 Maret 2020. Ibu Sudjiatmi meninggal di Solo pa
Presiden Joko Widodo alias Jokowi (tengah) beserta rombongan menunggu mobil ambulans untuk membawa jenazah Almarhum Ibu Sudjiatmi Notomihardjo di Rumah Sakit Tentara Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Rabu, 25 Maret 2020. Ibu Sudjiatmi meninggal di Solo pada Rabu, 25 Maret 2020 pukul 16:45 WIB. ANTARA/Mohammad Ayudha

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno menemani Presiden Joko Widodo atau Jokowi di rumah duka di Surakarta pada Rabu, 25 Maret 2020 hingga pukul 23.00 WIB.

Ibunda Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo, meninggal pada Rabu, 25 Maret 2020 pukul 16.50 di Rumah Sakit Tentara Slamet Riyadi Surakarta karena sakit kanker. Jokowi langsung terbang ke Solo sore itu juga.

“Semalam Mensesneg dan saya mendampingi Bapak Presiden sampai jam 23.00 wib,” kata Pramono lewat pesan singkat pada Kamis, 26 Maret 2020.

Pramono dan Pratikno merupakan pejabat negara yang diizinkan mendampingi Jokowi karena Presiden meminta agar para anggota Kabinet Indonesia Maju yang lain tetap berada di Jakarta.

“Beliau tabah sekali dan tetap memikirkan urusan kerjaan terutama yang berkaitan dengan penanganan Corona,” kata Pramono.

Tak hanya itu, Presiden Jokowi, kata Pramono juga akan bergegas kembali ke Jakarta meskipun terlihat sangat terpukul dengan kepergian ibunda tercintanya itu.

Presiden Jokowi, kata Pramono, tak ingin melepas tanggung jawabnya sebagai Kepala Negara dan tetap tidak meninggalkan penyiapan Sidang Pemimpin KTT G20 secara Video Conference (Virtual) yang akan dilakukan Kamis, 26 Maret 2020 sekitar pukul 19.00 WIB.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT