Virus Corona, PM Spanyol Bersiap Deklarasi Kondisi Darurat
TEMPO.CO | 14/03/2020 01:11
Suasana restoran "Celso" Yang terlihat sepi setelah meluasnya wabah virus corona di pantai La Caleta di Adeje, Spanyol 5 Maret 2020. REUTERS/Sergio Perez
Suasana restoran "Celso" Yang terlihat sepi setelah meluasnya wabah virus corona di pantai La Caleta di Adeje, Spanyol 5 Maret 2020. REUTERS/Sergio Perez

TEMPO.CO, Madrid – Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, mengatakan pemerintah akan menyatakan negara dalam kondisi darurat untuk menangani wabah virus Corona. Ini akan dilakukan pada Sabtu setelah dilakukannya rapat kabinet.

Sanchez mengatakan akan mengerahkan tentara untuk ikut mencegah penyebaran virus Corona.

“Pemerintah Spanyol akan melindungi semua warga negara dan menjami kehidupan serta memperlambat penyebaran pandemi dengan sesedikit mungkin menimbulkan kesulitan bagi masyarakat,” kata Sanchez seperti dilansir The Sun pada Jumat, 13 Maret 2020.

Sekitar 500 ribu orang menjalani isolasi di wilayah tepi pantai Murcia dan area turis terkenal La Manga serta Benidorm karena merebaknya wabah virus Corona.

Daerah Ibiza dan Majorca, yang menjadi pusat turis di Spanyol, juga menutup semua pub dan klub mengikuti mekanisme yang dilakukan Italia.

Pemerintah Balearic juga meminta agar semua tempat diskotek, kelab, pub, kelab malam, gym, dan fasilitas olah raga ditutup di Majorca dan Ibiza untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Sedangkan penutupan bar dan restoran di resor Benidorm dan tempat vakansi lainnya di sepanjang Costa Blanca akan terjadi pada malam waktu setempat hari ini.

Spanyol mengalami penambahan kasus infeksi virus Corona sebanyak 25 persen dari sekitar 3 ribu kasus menjadi 4.209 kasus. Jumlah korban meninggal naik 50 persen dari 84 menjadi 120 orang.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT