Wabah Corona, PBB Minta 9 Negara Tunda Rotasi Pasukan Perdamaian
TEMPO.CO | 09/03/2020 07:30
Seorang wanita bekerja di ruang produksi sebuah pabrik pembuatan sepatu di wilayah Xiushan, Chongqing, Cina barat daya, 27 Februari 2020. Aktivitas warga berangsur normal berkat upaya pencegahan virus Corona yang efektif di wilayah tersebut. Xinhua/Liu Ch
Seorang wanita bekerja di ruang produksi sebuah pabrik pembuatan sepatu di wilayah Xiushan, Chongqing, Cina barat daya, 27 Februari 2020. Aktivitas warga berangsur normal berkat upaya pencegahan virus Corona yang efektif di wilayah tersebut. Xinhua/Liu Chan

TEMPO.CO, Jakarta - PBB meminta 9 negara untuk menunda rotasi tiga bulanan misi pasukan perdamaian PBB atau dikenal Blue Helmet karena wabah Corona secara global.

Permintaan PBB itu diungkap beberapa diplomat di markas PBB pada hari Jumat, 6 Maret 2020.

Sembilan negara itu termasuk di antaranya Kamboja, Thailand, Nepal, India, Italia, dan Jerman. Negara-negara ini saat ini menghadapi wabah virus Corona yang berat.

Setiap negara menugaskan pasukannya, dari tentara maupun polisi untuk dikirim untuk menjalankan misi penjaga perdamaian PBB ke negara-negara yang sedang dalam keadaan berkonflik.

Sebelumnya Sekretaris Jenderal PBB Antonio Gutteres meminta negara-negara tidak datang menghadiri pertemuan di markas PBB sehubungan penularan virus Corona.  

Wabah virus Corona telah menular di 95 negara dengan jumlah korban tewas lebih dari 3.300 orang dan lebih dari 100 orang tertular virus mematikan ini. 

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT